Katanya Jual Jamu Gingseng, Bapak Ini Ternyata Oplos Alkohol dengan Teh | Berita Terbaru Hari ini

Katanya Jual Jamu Gingseng, Bapak Ini Ternyata Oplos Alkohol dengan Teh

  • 2018-05-02 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4083
Katanya Jual Jamu Gingseng, Bapak Ini Ternyata Oplos Alkohol dengan Teh Barang bukti Miras oplosan yang disita petugas dari tangan Mahmud penjual jamu yang ternyata jual Alkohol dicampur teh.(agung)

MALANG – Seorang penjual jamu sedu di sekitar Pasar Pakis, Kabupaten Malang, terpaksa harus berurusan dengan polisi. Mahmud, 54, warga Dusun Krajan, Pakisjajar, Pakis ini, ditangkap Satuan Intelkam Polres Malang , karena menjual minuman keras (Miras) oplosan.

“Tersangka ditangkap petugas Satintelkam, dan diserahkan ke Satreskrim. Sekarang yang bersangkutan sudah resmi tersangka dan kami tahan,” kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda, Rabu (2/5).

Barang bukti yang diamankan petugas, 1,5 liter alkohol 70 persen, satu liter sisa miras oplosan dalam jirigen, dua liter sisa Miras oplosan dalam teko plastik serta lima jirigen kosong untuk mengoplos. Semua barang bukti tersebut, disita petugas dari toko jamu milik tersangka.

Tersangka kini dijerat pasal 204 KUHP sub pasal 8 ayat 1 huruf I tentang, menjual, menawarkan dan membuat Miras berbahaya bagi kesehatan orang, dan jo pasal 62 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Ancaman hukumannya adalah dia atas empat tahun.

Informasinya Miras oplosan terangka ini dikamuflasekan jamu sedu. Kepada konsumennya ia mengatakan bahwa minuman yang diracik adalah ginseng untuk kesehatan.

Namun saat polisi menyelidiki, minuman yang dijual tersangka bukan ginseng. Melainkan alcohol 70 persen yang dicampur dengan air teh.

“Dia (Mahmud) menjual minuman keras oplosan tersebut, sudah cukup lama. Namun baru awal pekan lalu, usahanya itu terbongkar,” terang Adrian.

Pengakuan Mahmud kepada penyidik, ginseng atau miras oplosannya, campuran antara air teh dengan alcohol. Perbandingannya 10 liter air teh dicampur dengan 1 liter alcohol ukuran 70 persen.

“Minuman itu dioplos dalam satu wadah. Kemudian dijual pergelas Rp 3 ribu, atau satu liter


BERITA TERKAIT