Indosiar: Tidak Ada Klausul Penalti Kerjasama dengan PT LIB | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Indosiar: Tidak Ada Klausul Penalti Kerjasama dengan PT LIB

  • 12-10-2022
  • Editor :junaedi
  • dibaca :31533
Indosiar: Tidak Ada Klausul Penalti Kerjasama dengan PT LIB Direktur Programming SCM Indosiar Harsiwi Achmad.(ist)

Klikapa.com - Indosiar, televisi pemegang hak siar Liga 1 membantah adanya penalti dalam kerjasama dengan PT Liga Indonesia Bersatu (LIB) jika jam pertandingan Liga 1 diubah.

Direktur Programming SCM Indosiar Harsiwi Achmad menyatakan hal itu sebagai responnya soal rekomendasi Polres Malang agar waktu pertandingan Arema FC dengan Persebaya di Kanjuruhan digeser ke sore hari. Namun, usul itu ditolak PT LIB karena ada kontrak hak siar.

"Tidak ada sama sekali, tidak ada dalam kontrak klausul yang secara spesifik menyebutkan bahwa akan ada penalti dari Indosiar," kata Harsiwi di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/10/2022).

Harsiwi mengatakan Indosiar telah bekerja sama sejak lama dengan PT LIB untuk penyelenggaraan Liga 1.

Menurutnya, selama kerja sama itu, banyak perubahan yang terjadi dan tidak pernah ada penalti yang dijatuhkan.

"Mungkin ada 20 sampai 30 persen perubahan, tapi kami tidak pernah melakukan atau menjalankan penalti, karena semuanya pasti hasil diskusi dan kami tahu bahwa yang ditentukan LIB adalah yang terbaik," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyatakan jadwal tayang pertandingan Liga 1 disusun oleh PT LIB dan dikoordinasikan dengan Indosiar.

Jika dalam perjalanannya terjadi dinamika, ia menyebut bahwa yang memutuskan adalah PT LIB, sementara Indosiar akan mengikuti keputusan.

"Karena LIB adalah operator yang menjalankan, yang tahu lapangan seperti apa, mengkoordinir semua stakeholder, termasuk kami sehingga kami harus mengikuti apa yang sudah diputuskan LIB," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Malang memberikan surat rekomendasi agar pertandingan Arema FC dengan Persebaya pada 1 Oktober 2022 dimajukan dari semula pukul 20.00 WIB menjadi pukul 15.30 WIB.

Namun PT LIB menolak dan mengirimkan surat balik. Menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, usul tersebut ditolak karena alasan hak siar.

"Dengan alasan apabila waktu digeser ada pertimbangan masalah penayangan langsung dan sebagainya yang mengakibatkan dampak penalti atau ganti rugi," kata Listyo di Malang, Kamis


BERITA TERKAIT