Dicabuli dan Dianiaya Saat Karnaval, Ibu Rumah Tangga di Wagir Mengadu ke Polisi | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Dicabuli dan Dianiaya Saat Karnaval, Ibu Rumah Tangga di Wagir Mengadu ke Polisi

Dicabuli dan Dianiaya Saat Karnaval, Ibu Rumah Tangga  di Wagir Mengadu ke Polisi ilustrasi.(ist)

Klikapa.com - Seorang ibu rumah tangga (RT) berisial RR, 39, warga Desa Dadapan, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang melapor ke Mapolsek Wajak. Ia mengadu jika telah menjadi korban pencabulan dan penganiayaan yang dilakukan seorang pria, berinisial T.

Sepeprti dalam laporannya RR menyebut kejadiannya saat gelaran acara karnaval Desa Dadapan, Wajak, Kabupaten Minggu (18/30/22).

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Doni Kristian Baralangi membenarkannya jika pihaknya telah menerima laporan itu. Kasusnya kini sedang ditangani.

“Ya, masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan proses visum,” katanya kepada wartawan, Rabu (21/9/2022). 

Informasi yang didapat, peristiwa itu terjadi saat iring-iringan karnaval memasuki Desa Beringin, Wajak. Korban yang menjadi peserta tari, hendak menata barisan grup tari karnaval tersebut.

Pelaku, yakni T secara tiba-tiba mendekat ke barisan. Setelah itu, tangannya memegang bagian dada RR. 

Hal ini membuat korban refleks menangkis. Tindakan itu, diduga membuat T marah dan langsung memukul dan menarik rambut RR. Beruntung, beberapa orang yang ada di lokasi itu melerai dan menghentikan penganiayaan itu. Korban pun lantas melaporkan perbuatan tersebut ke Mapolsek Wajak. 

“Korban menderita nyeri di leher, kulit kepala dan tangan kiri,” ungkap Doni. 

Dalam laporan itu, korban menduga bila pelaku melakukan aksinya dalam kondisi pengaruh minuman keras. Beberapa warga mengaku mengetahui peristiwa itu. Namun mereka enggan membicarakan kasus pencabulan dan penganiayaan kepada RR. (mp2/mar) 
 


BERITA TERKAIT