Cabuli Muridnya, Pelatih Taekwondo Gondanglegi Ditangkap Polisi | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Cabuli Muridnya, Pelatih Taekwondo Gondanglegi Ditangkap Polisi

Cabuli Muridnya, Pelatih Taekwondo Gondanglegi Ditangkap Polisi Pelatih olah raga beladari Taekwondo menjadi tersangka kasus pelecehan seksual di Gondanglegi, Kabupaten Malang.(ist)

Klikapa.com -Diduga mencabuli muridnya, pelatih beladiri Taekwondo di Kabupaten Malang diringkus polisi. Pelaku adalah Muhammad Rosuli, 25, warga Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. 

Dia diamankan Satreskrim Polres Malang, menyusul laporan orangtua muridnya ke polisi. Korbannya berinisial ES, 20. Gadis ini mengaku dilecehkan oleh tersangka, saat usianya masih di bawah umur. 

“Tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban. Saat ini perkaranya sedang ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang," kata Kasatreskrim AKP Donny Kristian Bara'langi, Selasa (16/8/2022).

Informasi yang didapat di lapangan, tersangka dan korban ternyata pernah memiliki hubungan asmara. Sebagai sepasang kekasih, mereka sempat berlatih beladiri taekwondo bersama, di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Tersangka sebagai pelatih dan korban muridnya. 

“Pengakuan tersangka, ia melakukan perbuatannya sejak tahun 2016 hingga 2021," terang Donny.  

Modusnya, Rosuli, sapaan tersangka mengajak ES untuk berhubungan badan dengan iming - iming akan dinikahi. Dia berulang kali mengutarakan maksud tersebut kepada korban. 

“Keterangan korban, tersangka beberapa kali mengajak korban melakukan hubungan badan. Dan sempat mendapati beberapa kali percobaan pelecehan. Korban sempat menolak, dan mengadu ke atasan klub Taekwondo,” beber Donny. 

ES juga mengaku, tersangka kerap melakukan percobaan pelecehan seksual kepada teman - temannya. 

Menurut Donny kasus pelecehan itu sudah beberapa kali dilaporkan kepada pengurus tempat tersangka melatih. Buntutnya, tersangka sempat diskors KONI Kabupaten Malang dari kursi melatih. 

''Namun sampai saat ini tersangka masih aktif melatih Taekwondo" tuturnya.

Penyidik UPPA Satreskrim Polres Malang, saat ini masih melalukan pengembangan terhadap kasus tersebut. 

“Atas perbuatannya, tersangka kami jerat dengan Pasal 81 Juncto Pasal 76D Subsider Pasal 82 Juncto Pasal 76E Undang - Undang Nomor 35 Tahun 2014 atas Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya 15 tahun," papar Donny. (rex/mar)
 


BERITA TERKAIT