Berniat Perbaiki Instalasi Listrik, Maut Menjemput Kakek di Klayatan | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Berniat Perbaiki Instalasi Listrik, Maut Menjemput Kakek di Klayatan

Berniat Perbaiki Instalasi Listrik, Maut Menjemput Kakek di Klayatan Petugas setelah mengevakuasi korban dari atap rumahnya dan melakukan pemeriksaan.(ist)

Klikapa.com -Inginnya memperbaiki istalasi listrik di rumahnya. Namun hal itu malah berujung kematiannya. Itulah yang dialami kakek Wagimin, 75, warga Jalan Klayatan Gang 3 Kota Malang, Senin (15/8) malam. 

Keterangan di lapangan, diduga korban terwas akibat tersengat listrik saat mencoba memperbaiki instalasinya yang ada di plafon rumahnya. 

Kapolsekta Sukun, Kompol Nyoto Gelar pun mengamini ikhwal itu setelah meminta keterangan sejumlah saksi. 

“Memang benar, korban ini meninggal karena tersengat listrik. Korban saat itu mencoba memperbaiki sambungan listrik di atas plafon atap rumahnya," katanya Selasa (16/8/2022).

Keterangan saksi, lanjutnya, korban naik ke atas plafon rumahnya saat sore hari. Saat itu, ia berani naik setelah hujan reda. Akan tetapi, ketika itu korban tidak memberitahu keluarganya. 

Sehingga, keluarga tidak mengetahui kemana korban pergi. Saat itu, anak dan cucu korban mengantar undangan untuk syukuran. Saat mereka pulang tidak mendapati kakeknya di rumah. 

Setelah dicari, keduanya juga tidak kunjung menemukan keberadaan korban. Sekitar pukul 21.00, cucu korban mencurigai ada tangga yang mengarah ke atas plafon rumah.
 
Karena penasaran, ia memberanikan diri mengecek ke atas plafon. Ia pun kaget saat melihat kakeknya itu sudah terbujur kaku. 

“Mendapati kondisi itu, cucu korban langsung meminta tolong warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsekta Sukun," lanjutnya. 

Petugas yang datang segera mengindentifikasi korba. Di tubuh korban petugas tidak menemukan ada tanda-tanda kekerasan. Jari - jari korban juga tampak menghitam, diduga karena tersengat listrik. 

“Keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah, saat ini korban sudah ditangani oleh pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan," jelasnya. (rex/mar)
 


BERITA TERKAIT