Komdis PSSI Sanksi Berat Arema FC, Bayar Denda Rp150 Juta | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Komdis PSSI Sanksi Berat Arema FC, Bayar Denda Rp150 Juta

  • 15-08-2022
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3168
Komdis PSSI Sanksi Berat Arema FC, Bayar Denda Rp150 Juta Arema FC disanksi Komdis PSSI akibat ada pembakaran Flafe dan petasan saat Arema FC menjamu PSS Sleman pekan ke 3 Liga 1.(dok.okezone)

Klikapa.com -Arema FC disanksi berat Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Tim kebanggaan Aremania itu didenda Rp170 juta.

Sanksi itu dijatuhkan menurut Komdis PSSI karena ada tiga pelanggaran yang dilakukan Aremania (nama suporter Arema FC) saat Tim berjuluk Singo Edan itu melawan PSS Sleman Jumat, 5 Agustus 2022 lalu.

Sanksi itu sesuai surat Kondis PSSI Nomor 016/L1/SK/KD-PSSI/VII/2022. Dalam surat itu  disebutkan bahwa Arema FC dinilai melakukan pelanggaraan karena ulah suporter yang menyalakan flare. Sanksi ini berujung pembayaran denda sebesar Rp 100 juta kepada Arema FC.

Kemudian, surat berikutnya di hari yang sama yakni dengan nomor 015/L1/SK/KD-PSSI/VII/2022 yang menyebutkan ditemukan adanya lemparan gelas mineral sebanyak dua kali oleh suporter, yang diarahkan kepada pemain PSS Sleman. 

Akibat pelemparan gelas mineral itu, denda yang harus dibayarkan Arema FC bertambah 50 Juta.

Sedangkan sanksi Ketiga, sesuai surat nomor 014/L1/SK/KD-PSSI/VIII/2022. Yakni adanya penembakan beberapa petasan ke hotel tempat menginap PSS Sleman. Surat ini sekaligus menggenapi total denda yang harus dibayarkan oleh Arema FC sebesar Rp170 juta.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Abdul Harris mengaku menyesalkan akan adanya saksi ini. 

Ia menyatakan, seluruh pihak harus introspeksi dengan denda yang cukup besar diterima Panpel Arema FC. Sebab secara langsung sanksi itu juga sangat merugikan Arema FC.

“Hal ini tentu saja sangat disayangkan. Kami terus mengimbau kalau perlu menindak tegas hal-hal yang berpotensi munculnya pelanggaran yang berakibat pada kerugian pada klub,” tulis Abdul Harris di laman resmi Arema FC.

Ketegasan Panpel dan pihak keamanan menurut Abdul Haris merupakan antisipasi untuk menyelamatkan pertandingan. Sebab, jika pelanggaran itu terulang dikhawatirkan Arema FC terkena hukuman pengososan tribun hingga larangan bermain di kandang sendiri.

"Kita harus berpikir kemungkinan terburuk akibat adanya pelanggaran ini, sebab tidak menutup kemungkinan adanya hukuman pengosongan tribun, bahkan pertandingan usiran. Ini yang sangat kita khawatirkan, jadi sekali


BERITA TERKAIT