Penipu Modus Beli HP Sistem COD, Ditangkap | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Penipu Modus Beli HP Sistem COD, Ditangkap

Penipu Modus Beli HP Sistem COD, Ditangkap Tersangka pemeli HP secara COD ditangkap polisi berikut barang buktinya.(ist)

Klikapa.com -Satreskim Malang Kota (Makota) menangkap pelaku penipuan dengan modus COD telepon seluler di Kota Malang. Tersangkanya Prediyanto, warga Jalan Jengki Cipinang Asem, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, 

Kasatreskrim Makota, AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan, kejahatan yang dilakukan tersangka itu dilakukan pertengahan Juli lalu. Tepatnya di sekitar tempat kos tersangka. 

“Saat itu, tersangka dan korban melakukan transaksi COD jual beli HP. Korban mendatangi tempat kos tersangka di Jalan Kendalsari Gang V Kota Malang," terang Bayu, Jumat (5/8/2022).

Korbannya adalah Ahmad Irfan Hidyan,19, warga Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. HP korban merk Oppo Reno 7,  dibawa kabur tersangka tanpa membayar sesuai kesepakatan. 

Saat melakukan COD itu, korban dan pelaku tawar menawar HP. Namun setelah terjadi kesepakatan harga, tersangka meminta pembayarannya dengan sistem transfer. Namun korban meminta cash.

Tersangka pun berdalih akan mengambil uang di ATM, namun HP korban berikut dosbuknya di bawa. Tersangka meminta korban untuk menunggu.
 
Lama ditunggu tak muncul, korban berusaha menghubungi tersangka, namun nomornya telah diblokir. Merasa ditipu, korban pun melapor ke polisi.

Selang beberapa hari, tersangka menjual HP itu ke salah satu konter di Malang Plaza. Tanpa disadari tersangka, pemilik konter itu ternyata kenal dengan korban dan mengetahui jika HP korban yang saat itu dijual tersangka.

Saat itu juga petugas konter menghubungi korban dan sekaligus polisi.

"Tim opsnal reskrim menangka tersangka di pintu masuk Malang Plaza. Pengakuan tersangka telah melakukan aksi serupa sebanyak tujuh kali. Dan tersangka ini, mencari korbannya melalui media sosial kemudian diajak COD," terangnya. 

Tersangka mengaku uang hasil kejahatannya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kos di Malang. 

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. (ian/mar)
 


BERITA TERKAIT