Mobil 2.000cc dan Motor 250cc ke Atas Bakal Dilarang Beli Pertalite | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Mobil 2.000cc dan Motor 250cc ke Atas Bakal Dilarang Beli Pertalite

  • 29-06-2022
  • Editor :junaedi
  • dibaca :16209
Mobil 2.000cc dan Motor 250cc ke Atas Bakal Dilarang Beli Pertalite Ilustrasi tidak semua kendaraan bisa konsumsi BBM jenis Pertalite. Pemerintah sedang berencana membatasi.(ist)

Klikapa.com -Tidak semua jenis kendaraan motor  dan mobil nanatinya bisa menggunakan bahan bakar bersubsidi (Pertalite dan solar). Pemerintah kini sedang menyusun kriteria kendaraan apa saja yang tidak bisa membeli pertalite dan solar.

Menurut anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman penyusunan kriteria ini sejalan dengan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

Menurutnya, jenis yang tak boleh mengkonsumsi BBM subsidi adalah mobil dan motor mewah yang ditentukan dari kapasitas mesinnya.

"Itu mobil pelat hitam masih bisa (membeli pertalite) kecuali yang di atas 2.000 CC, termasuk motor mewah," ujarnya dalam diskusi virtual, Rabu (29/6).

Sedangkan untuk mobil di atas 1.500cc, katanya, masih dalam pembahasan dalam revisi Perpres tersebut. Saat ini, yang diputuskan sebatas pada mobil di atas 2.000cc dan motor mewah di atas 250cc.

"Sesungguhnya kalau mampu membeli mobil mahal, mestinya mampu membeli BBM non subsidi," jelasnya.

Sedangkan untuk BBM subsidi solar akan dibatasi pembeliannya untuk semua kendaraan pribadi plat hitam. Dikecualikan untuk kendaraan pelat hitam untuk angkutan barang bak terbuka.

"Kita masukkan ke sini karena banyak saudara kita yang melakukan usaha roda empat bak terbuka di kampung-kampung, kalau nanti ini kita batasi akan menyulitkan. Jadi, kita kecualikan," terang dia.

Selanjutnya, solar juga masih diperbolehkan dibeli oleh kendaraan atau angkutan umum perorangan seperti angkot dan juga bajaj.

"Kendaraan angkutan orang pelat kuning juga masih kita berikan JBT solar," tegasnya.
 


BERITA TERKAIT