Ditemukan Jasad Pria Mengapung di Kali Meri. Polisi Temukan Sejumlah Luka di Kepalanya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Ditemukan Jasad Pria Mengapung di Kali Meri. Polisi Temukan Sejumlah Luka di Kepalanya

  • 13-06-2022
  • Editor :junaedi
  • dibaca :13494
Ditemukan Jasad Pria Mengapung di Kali Meri. Polisi Temukan Sejumlah Luka di Kepalanya Warga berkumpul di pinggir kali Meri setelah mengetahui ada jasad seorang laki-laki yang penuh luka (insert), mengapung di sungai.(ist)

Klikapa.com -Jasad seorang laki-laki di tembukan terapung di Sungai Molek di perbatasan desa Sambigede dan Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Senin (13/6).

Menurut informasi di lapangam saat ditemukan, mayat pria tersebut mengapung dengan posisi telungkup. Tubuhnya hanya mengenakan celana pendek jeans biru.  

Informasi lain menyebutkan korban adalah seorang sopir angkutan kota. Korban tinggal di salah satu rumah kos di Talangagung Kecamatan Kepanjen.

Saat ditemukan di lengannya nampak aksesoris gelang dan terdapat tato di lengan kanan. Tato tersebut bergambar bulu dan barcode.

Menurut anggota Malang Selatan Rescue (MSR) Adi Sih Pirno, mayat itu ditemukan warga sekitar pukul 5.42 pagi. 

"Ditemukan di Kali Molek. Tepatnya di dekat DAM," jelasnya, Senin (13/6). 

Mayat tersebut tak dikenali oleh warga setempat. Usai diidentifikasi petugas, jasadnya segera dievakuasi dan dibawa ke RSSA Malang. 

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat menyebutkan dari hasil pemeriksaan dan identifikasi sementara, diketahui jasad itu warga Plaosan Wonosari Malang.

"Mayat laki laki dengan identitas DD, 25 tahun, warga Wonosari Kabupaten Malang. Hasil sementara penyelidikan awal ada beberapa luka terbuka di bagian kepala atas mata, bagian kiri kepala dan luka terbuka bagian belakang," katanya.

Namun sejauh itu Ferli enggan menyebut apakah luka itu indikasi adalah tindak kekerasan ataupun pembunuhan. Ia menyebut pihaknya masih menyelidiki.

"Lima orang saksi sudah kami mintai keterangan terkait penemukan korban. Kami masih menyelidiki dan mengumpulkan alat bukti. Sehingga kami belum bisa menyebutkan ada tindaknya unsur pidana terkait dengan penemuan mayat itu," katanya.

"Tim terus bekerja menemukan alat bukti kalau tindak pidana kita akan coba menemukan siapa pelaku atau tersangkanya," imbuh Ferli. (tyo/ggs)
 


BERITA TERKAIT