Kemenkes Belum Punya Bukti Naiknya Positif Covid-19 karena Omicro B4 dan B5 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kemenkes Belum Punya Bukti Naiknya Positif Covid-19 karena Omicro B4 dan B5

  • 13-06-2022
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2562
Kemenkes Belum Punya Bukti Naiknya Positif Covid-19 karena Omicro B4 dan B5 ilustrasi.(ist)

Klikapa.com -Tenaga Ahli Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Andani Eka Putra mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menemukan bukti valid kenaikan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia diakibatkan oleh mutasi SARS-CoV-2 Omicron subvarian baru BA.4 dan BA.5.

Menurutnya, karakteristik mutasi subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 mirip dengan BA.2. Sementara subvarian Omicron BA.2 menurutnya tak memicu ledakan kasus di Indonesia.

"Saya tidak terlalu yakin apakah BA.4 dan BA.5 betul-betul akan mampu menimbulkan peningkatan seperti Omicron di awal-awal dulu. Saya kurang terlalu yakin karena saya lihat polanya mirip dengan BA.2," kata Andi dalam acara daring, Senin (13/6//2022).

Namun demikian, ia menyebut masih ada kemungkinan lain dan untuk memastikannya pihaknya perlu memantau perkembangan kenaikan kasus Covid-19 dan juga hasil Whole Genome Sequence (WGS) 1-2 dua pekan ke depan terlebih dahulu.

Selain itu, Andani juga mengingatkan peningkatan kasus dalam beberapa waktu terakhir besar kemungkinannya tak ada kaitannya dengan Omicron BA.4 dan BA.5 lantaran kasus Covid-19 di Indonesia kembali di atas 500 per hari sejak 7 Juni lalu.

Kasus paparan Omicron BA.4 dan BA.5 telah mencul di Bali dan Jakarta per 6 Juni, dengan keterangan salah satu kasus di antaranya merupakan sampel dari pasien yang diambil pada 15 Mei lalu.

"Kita belum melihat hubungan peningkatan kasus itu dengan penemuan BA.4 dan BA.5," ujarnya.

Perkembangan jumlah kasus warga yang terinfeksi virus corona di Indonesia mengalami peningkatan dalam sepekan terakhir. Kenaikan terhitung 56 persen lebih tinggi atau dibandingkan satu pekan sebelumnya.

Data yang dihimpun dari laporan harian pemerintah, tercatat selama periode 6-12 Juni, jumlah kumulatif kasus konfirmasi Covid-19 dalam sepekan berjumlah 3.688 kasus. Sementara pada periode sepekan sebelumnya atau selama periode 30 Mei-5 Juni, kasus Covid-19 berjumlah 2.385 kasus.

Penambahan kasus Covid-19 di atas 500 kasus juga konsisten terjadi selama 6 hari terakhir. Bahkan pada 10 Juni


BERITA TERKAIT