Tunggu Saksi Kunci Sembuh, Polisi Terus Dalami Kematian Nenek di Bocek Karangploso | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Tunggu Saksi Kunci Sembuh, Polisi Terus Dalami Kematian Nenek di Bocek Karangploso

Tunggu Saksi Kunci Sembuh, Polisi Terus Dalami Kematian Nenek di Bocek Karangploso Polisi saat melakukan olah TKP di rumah nenek Wurlin di Dusun Bocek, Karangploso, Kabupaten Malang,(ist)

Klikapa.com -Kematian nenek Wurlin, 70, warga Dusun Manggissari Desa Bocek Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang belu juga terungkap. Polisi masih mendalami sejumlah petunjuk yang didapat di lapangan.

Selain itu polisi juga menunggu saksi kunci yang tidak lain sang cucu nenek malang itu, M Syaifudin,18, pulih dari luka parah usai jalani operasi. 

Sebelumnya, nenek Wurlin, ditemukan meninggal bersibah darah di rumahnya. Dia mengalami luka parah akibat benturan di kepala. Sementara cucunya M Syaifudin juga  ditemukan bersimbah darah dengan luka sayat di leher dan perut. 

Udin sapaan akrabnya, dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang setelah sempat dirawat di RS Prasetya Husada Karangploso.

Dokter spesialis bedah Toraks Kardiak dan Vaskuler RSSA Malang dr. Kurnia Kusuma Wardana mengatakan saat ini Udin sudah lepas dari alat bantu ventilator.

"Sekarang kondisinya sudah membaik, sudah lepas alat bantu ventilator, terapi memang masih di ICU. Kalau sudah lepas ventilator artinya sadar," kata Kurnia, Kamis (9/6/2022)

Menurutnya, kondisi itu berbeda saat ia tiba di rumah sakit. Kondisinya lemas akibat leher di tenggorokannya terluka. Beruntung, luka di leher Udin tak sampai mengenai pembuluh darah besar dan hanya mengenai saluran pernapasannya saja.

"Ada luka di leher sampai memotong saluran napasnya, kondisinya lemah. Lehernya terluka sedalam 10 sentimeter, dengan lebar 15 sentimeter, cukup dalam tapi tidak memotong pembuluh darah besar, saluran napas terpotong total. Kalau memotong pembuluh darah mungkin tidak selamat," ungkapnya.

Selain itu, perut Udin juga mengalami luka cukup parah. Kedua lukanya itu telah dilakukan operasi dan berangsur dalam masa pemulihan di ruang ICU. Operasi dilakukan pada Selasa (7/6) siang.

"Satu sampai dua minggu harusnya sudah bisa bicara. Ini masa kritisnya sudah lewat, nanti bisa dipindahkan ke ruangan inap, tapi karena ada luka di perut harus puasa dulu, asupan makanannya melalui di selang infus," pungkasnya.

Sementara, polisi tetap menunggu


BERITA TERKAIT