Mayat Di Sungai Bango di Jalan Teluk Bayur Ternyata Korban Pembunuhan. Ini Motifnya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Mayat Di Sungai Bango di Jalan Teluk Bayur Ternyata Korban Pembunuhan. Ini Motifnya

Mayat Di Sungai Bango di Jalan Teluk Bayur Ternyata Korban Pembunuhan. Ini Motifnya Tersagnka pembunuhan saat ditanyai Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto.(ist)

Klikapa.com -Penemuan jenazah dengan tato 'Love Moon' di Sungai Bango di Jalan Teluk Bayur, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, awal Februari lalu ternyata korban pembunuhan. Polisi juga berhasil mengungkap indetigas korban yakni bernama Hari Setiawan, 30, warga Desa Pakisjajar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.

Polisi yang telah berhasil mengungkap peristiwa itu juga berhasil menangkap pelakuknya. Yakni berinisial MDH, 44, warga Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Tersangka ini sehari-hari kos di wilayah Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. 

Tersangka dan korban merupakan teman dekat. Tersangka bahkan sering membeli baju atau handphone second dari korban. 

Menurut Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, setelah proses panjang penyelidikan petugas berhasil mengungkap di balik kematian korban. 

Disebutkan penyelidikan ini berawal dari tidak ditemukannya barang-barang milik korban, salah satunya adalah sepeda motor Mio dengan nopol N-5563-BB. 

"Setelah diselidiki, kasusnya ternyata bukanlah bunuh diri atau temuan mayat melainkan pembunuhan.  Satreskrim Polresta Malang Kota bersama Polsek Blimbing pun melakukan penyelidikan," terangnya. 

Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan diketahui motor korban digunakan tersangka. Dari situlah polisi kemudian serius mendalaminya.

"Jadi sepeda motor milik korban ini digunakan tersangka, dengan mencopot plat nomor aslinya. Sebelumnya korban sempat mendatangi kos tersangka, Rabu (9/2) malam. Korban saat itu datang dalam kondisi mabuk," bebernya. 

Dalam kondisi mabuk itulah, korban dibawa ke Sungai Bango, Kamis (10/2) sekitar pukul 01.30. Karena tidak sadar, korban dihanyutkan dan saat itu kondisi cuaca hujan deras dan aliran arus air cukup deras. Korban diduga tewas tenggelam dan terbawa arus kali. 

"Dari keterangan tersangka, motifnya ingin memiliki sepeda motor milik korban, serta ada rasa cemburu tersangka kepada istri korban," jelasnya. 

Motif kecemburuan ini diduga karena tersangka memiliki kelainan orientasi seksual. Namun hal ini masih didalami. Benar atau hanya ujaran dari tersangka saja.
 
"Masih kami dalami


BERITA TERKAIT