Jokowi: Silakan Masyarakat Mudik dengan Syarat Sudah Terima Vaksin Dosis 2 dan Booster | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Jokowi: Silakan Masyarakat Mudik dengan Syarat Sudah Terima Vaksin Dosis 2 dan Booster

  • 23-03-2022
  • Editor :junaedi
  • dibaca :36879
Jokowi: Silakan Masyarakat Mudik dengan Syarat  Sudah Terima Vaksin Dosis 2 dan Booster Presiden Joko Widodo atau Jokowi, silakan masyarakat mudik Idul Fitri tahun ini.(ist)

Klikapa.com -Bukan hanya pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang kini tak lagi harus karantina, Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga persilakan masyarakat yang melakukan kegiatan mudik lebaran tahun ini.

Namun Jokowi menyebutkan untuk mudik saat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah,  masyarakat diminta untuk lebih dulu mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19 dan suntikan dosis ketiga atau booster.

"Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik dipesilakan juga diperbolehkan dengan syarat sudah mendapatkan 2 kali vaksin dan 1 kali booster serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Jokowi, Rabu (23/3/2022).

Jokowi mengatakan situasi perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia sudah membaik. Jokowi mengatakan masyarakat juga dapat menjalankan salat tarawih berjemaah.

"Situasi pandemi yang membaik juga membawa optimisme menjelang datangnya bulan suci bulan Ramadhan," katanya.

"Tahun ini umat Muslim dapat kembali menjalankan salat tarawih berjamaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga menyampaikan secara resmi soal dihapusnya syarat karantina bagi pelaku perjalanan dari luar negeri. Meski demikian, Jokowi, sapaan Joko Widodo, menyebut pelaku perjalanan dari luar negeri tetap harus menjalani tes PCR setiba di tanah air.

"Pelaku-pelaku perjalanan luar negeri yang tiba melalui bandara di seluruh Indonesia tidak perlu lagi harus melewati karantina," kata Jokowi.

"Namun pemerintah tetap mewajibkan pelaku perjalanan yang tiba dari luar negeri untuk melakukan tes usap PCR," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan mereka yang negatif tes PCR boleh langsung beraktivitas. Jika positif, ditangani satgas terkait.

"Kalau negatif silakan langsung keluar dan beraktivitas," ujar Jokowi.
 


BERITA TERKAIT