Perjalanan Domestik Tak Perlu PCR dan Antigen, Cukup Vaksin Dosis ke-2 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Perjalanan Domestik Tak Perlu PCR dan Antigen, Cukup Vaksin Dosis ke-2

  • 07-03-2022
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1806
Perjalanan Domestik  Tak Perlu PCR dan Antigen, Cukup Vaksin Dosis ke-2  Asal sudah vaksin dosis ke 2, perjalanan domestik baik darat laut dan udara tidak perlu lagi PCR atau Antigen.(ist)

Klikapa.com -Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pelaku perjalanan domestik baik melalui darat, laut dan udara tidak perlu menunjukkan hasil tes antigen dan PCR negatif, apabila sudah divaksinasi dosis kedua. 

Menurutnya, kebijakan transisi menuju normal  itu akan ditetapkan oleh kementerian dan lembaga terkait dalam waktu dekat ini. 

"Hal ini akan ditetapkan dalam surat edaran yang akan diterbitkan oleh kementerian dan lembaga terkait yang akan terbit dalam waktu dekat ini," kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual terkait hasil ratas evaluasi PPKM, Senin (7/3/2022).

Pernyataan pemerintah itu segera direspon Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban.  Kebijakan pemerintah yang menghapus syarat tes antigen dan PCR negatif bagi pelaku perjalanan domestik, harus diawasi dengan ketat dan dievaluasi. 

Ia mengatakan, pemerintah harus mencabut kebijakan tersebut apabila berdampak pada lonjakan kasus Covid-19. 

"Dilakukan dengan pemantauan ketat, jadi kalau misalnya angka harian naik atau angka bed occupancy rate RS di kota-kota itu naik, kebijakan itu segera dicabut," kata Zubairi sseperti dikutip kompas.com, Senin (7/3).

Menurut dia, meski laju kasus Covid-19 sudah mengalami penurunan, namun penularan virus Corona termasuk varian Omicron masih terjadi, bahkan menyebabkan kematian.

Syarat perjalanan domestik cukup vaksin 2 kali, menurutnya, perlu  dimonitor secara ketat. 

"Jadi tolong ini perlu monitor dan perlu dicatat walau kasus Covid-19 sudah turun, tetap ada pasien yang meninggal, 200 orang meninggal tidak sedikit dan ini tidak nyaman kan," ujarnya. 

Lebih lanjut, Zubairi mengatakan, meski syarat perjalanan domestik dilonggarkan, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak aman untuk mencegah penularan virus. 
 


BERITA TERKAIT