Ngamuk Todongkan Pistol, Pria Padanrejo Ditangkap Polisi | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Ngamuk Todongkan Pistol, Pria Padanrejo Ditangkap Polisi

Ngamuk Todongkan Pistol, Pria Padanrejo Ditangkap Polisi Tersangka MS alias Monang (bertopeng) saat digelandang petugas.(kerisdianto)

Klikapa.com -Satreskrim Polres Kota Batu berhasil meringkus seorang pria yang mengamuk dan menodongkan senjata api (Senpi). 

Video peristiwa yang terjadi di depan kantor Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu itu sempat viral di media sosial. Kejadiannya Kamis (13/1) sekitar pukul 23.00 WIB.

Usai kejadian itu polisi segera melakukan penyelidikan. Hasilnya diketahui pelakunya MS alias Monang, 49 warga Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji Kota  Batu. Monang pun di tangkap di rumahnya.

Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan menjelaskan penangkapan MS dilakuan setelah beredar video viral sembilan detik yang tertangkap melalui CCTV Pemdes Pandanrejo. 

"Berawal dari peredaran video itu kami menginstruksikan Satuan Reskrim mengungkap siapa yang membawa senpi dalam video CCTV tersebut. Kemudian pukul 23.00 WIB pelaku berhasil diamankan di rumahnya," jelas Yogi, Jumat (14/1/2022).
 
Petugas berhasil amankan beberapa barang bukti. Pertama senjata air softgun lengkap peluru kaliber 5,5 mm berikut dengan gas pengisi CO2. Kemudian satu senjata jenis revolver rakitan, di dalam silinder terdapat tiga peluru belum ditembakkan. Serta empat peluru lain yang dimodifikasi atau bukan peluru pabrikan. 

Selain senpi rakitan petugas juga mengamankan motor tahun 2004 bernopol N 5342 JH, helm yang digunakan pelaku, baju kemeja lengan panjang, tas dan juga sandal gunung warna hitam. 

"Keterangan tersangka pelaku dapat senjata rakitan itu dari orang tidak dikenal melalui COD di akun medsos. MS membeli dengan harga Rp 1,2 juta tahun 2021," bebernya. 

Yogi menerangkan motif pelaku mengacungkan senjata karena diserempet pengendara lain di Jalan Pandanrejo. Persisnya di depan kantor Desa Pandanrejo. Alasan lain pelaku memiliki senpi rakitan untuk jaga-jaga, bela diri dan koleksi. 

"Untuk pengembangan lebih dalam, kami akan uji lab lagi senjata api rakitan tersebut. Kami juga akan memburu yang menjual senpi rakitan tersebut," tegasnya.

Akibat perbuatannya MS dijerat pasal 1 ayat 1 UU Darurat 161. Ancaman


BERITA TERKAIT