2 Pemuda Pakisaji Spesialis Maling Rumah Kosong Ditangkap | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

2 Pemuda Pakisaji Spesialis Maling Rumah Kosong Ditangkap

2 Pemuda Pakisaji Spesialis Maling Rumah Kosong Ditangkap Dua orang maling spesialis rumah kosong ketika diperiksa petugas Polsek Pakisaji, Kabupaten Malang.(ist)

Klikapa.com -Dua pemuda warga Desa Wadung Kecamatan Pakisaji ditangkap warga saat melakukan pencurian, Selasa (11/1/2022) lalu. Mereka adalah  Sunari, 30 dan Santoso, 24. Kini keduanya harus mendekam di sel Mapolsek Pakisaji, Kabuaten Malang.


“Mereka ini spesialias pencurian rumah kosong. Keduanya kami amankan setelah membobol rumah di Perumahan Panca Garden Permanu Pakisaji,” kata Kapolsek Pakisaji AKP Sutomo, Sabtu (14/1/2022).

Disebutkan, pencurian itu terjadi sekitar pukul 15.00. Ada dua orang yang menjadi korban pencurian. Yakni Taufan Widyan Tariz, 30, asal Kelurahan Banyu Urip Kecamatan Sawahan Surabaya dan Sugiarto, 38, asal Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. 

Kedua korban ini memiliki rumah di Perumahan Panca Garden Permanu Pakisaji, Kabupaten Malang.

Modus pencurian itu dengan mencongkel pintu serta jendela rumah. Namun aksi pencurian itu dipergoki warga. Sunari bisa melarikan diri dengan membawa kabur tabung LPG. 

Sedangkan Santoso yang ditinggal temannya langsung ditangkap warga. Massa yang geram, juga spontan menghakiminya.

Beruntung petugas Polsek Pakisaji yang sedang patroli segera mengamankan Santoso dari amukan warga. Kemudian membawanya ke Mapolsek Pakisaji. Setelah diinterogasi, Santoso mengaku mencuri dengan Sunari.

“Dari pengakuannya itu, kami lalu mengembangkan kasusnya. Hasilnya selang dua jam, Sunari kami tangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Kami juga mengamankan barang bukti tabung LPG,” jelas Sutomo.

Hasil pengembangan, ternyata mereka berdua adalah spesialis pencuri rumah kosong. Keduanya sudah beberapa kali melakukan pencurian. 

Selain di wilayah Kecamatan Pakisaji, mereka juga pernah mencuri satu kali di Kota Batu dan lima kali di Kota Malang.

“Setiap kali beraksi mereka membawa obeng, kunci, linggis serta sepeda motor. Semua sudah kami amankan sebagai barang bukti. Sedangkan semua barang hasil kejahatan, sudah dijual termasuk motor Honda Beat,” terangnya.(tyo/agp)
 


BERITA TERKAIT