Dilaporkan Hilang Warga Wonosari Ditemukan Tewas Mengapung di Bendungan Lahor | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Dilaporkan Hilang Warga Wonosari Ditemukan Tewas Mengapung di Bendungan Lahor

Dilaporkan Hilang Warga Wonosari Ditemukan Tewas Mengapung di Bendungan Lahor Petugas ketika mengevakuasi korban dari Bendungan Lahor. (ist)

Klikapa.com -Sempat dilaporkan hilang sejak Selasa (11/1) pagi, Jasmani, 68, warga Desa Sumberdem Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang ditemukan tewas, Rabu (12/1/2022) pagi. Jasadnya ditemukan mengapung di bawah jembatan jalan kembar area Bendungan Lahor Selorejo Kabupaten Blitar. 


“Jasad korban ditemukan oleh nelayan, mengapung di Bendungan Lahor. Sebelumnya kami (Tim SAR) berusaha melakukan pencarian dengan menyisir sungai, setelah mendapat laporan orang hilang,” ucap Joko alias Kempong, anggota Tim SAR Kanjuruhan kepada New Malang Pos, Kamis (13/1) kemarin.


Sebelumnya, Selasa pagi usai mencari pakan ternak korban pergi meninggalkan rumah. Tidak diketahui kemana perginya, lantaran tidak berpamitan pada keluarga. Namun sampai siang korban tidak pulang. Keluarga yang panik lalu memberitahu tetangga kalau korban menghilang.

Kabar itu segera dilaporkan ke petugas dan Tim SAR, melakukan pencarian. Saat pencarian ditemukan celana dan topi korban di pinggir bendungan Dusun Rekesan Desa Jambuwer Kecamatan Kromengan. Diduga korban terpeleset lalu tenggelam dan hanyut ketika mau mandi.

“Setelah diduga hilang tenggelam, Tim SAR langsung melakukan penyisiran sampai bendungan penyeberangan Jambuwer. Baru Rabu pagi jasadnya ditemukan,” katanya.

Kapolsek Wonosari AKP Anwari Sidiq mengatakan temuan tersebut langsung ditangani Polsek Setempat. Polsek Wonosari hanya menerima laporan dan memastikan memang benar warga Keccamatan Wonosari. 

"Korban memang benar warga Desa Sumberdem Kecamatan Wonosari. Sebelumnya dia dilaporkan hilang sejak Selasa pagi. Jenazah setelah sempat dievakuasi ke kamar mayat RSSA Malang langsung dibawa pulang keluarganya,” jelas Anwari.(tyo/agp)
 


BERITA TERKAIT