Minggu Depan Kota Malang Terapkan Sekolah 100 Persen Sekolah Tatap Mula | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Minggu Depan Kota Malang Terapkan Sekolah 100 Persen Sekolah Tatap Mula

  • 04-01-2022
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1905
Minggu Depan Kota Malang Terapkan Sekolah 100 Persen Sekolah Tatap Mula sekolah tatap muka yang akan mulai diterapkan Diknas Kota Malang secara bertahab mulai minggu depan.(ist)

Klikapa.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana mengatakan, pembelajaran tatap muka 100 persen belum bisa diterapkan di semua sekolah di kota ini.  Itu lantaran terkait kelengkapan fasilitas protokol kesehatan.

Masih ada sejumlah sekolah seperti SMPN 28, SMPN 29, dan SMPN 30 yang masih melengkapi sarana protokol kesehatan.

Meski begitu lanjutnya, pada masa uji coba pembelajaran tatap muka siswa SD-SMP sudah dilakukan oleh 50 persen sekolah.  

Ia pun menyebutkan pihaknya merencanakan pembelaajaran tatap muka 100 persen mulai minggu depan.

''Nanti rencana tatap muka 100 persennya mulai minggu depan. Tapi juga bertahap, tidak harus semua sekolah. Jadi harus kami siapkan dulu, istilahnya bertahaplah (tatap muka 100 persen)," kata Suwarjana, Selasa (4/12/2022).  

Disebutkan, rencananya itu segera disosialisasikan terlebih dahulu kepada wali murid atau orangtua siswa. Alasan menerapkan skema sekolah tatap muka di Kota Malang karena capaian vaksinasi tenaga pendidik, murid hingga leveling PPKM di Kota Malang sudah memenuhi syarat.  

"Karena kalau langsung 100 persen nanti orang tua pasti kaget. Kami juga harus mendapat dukungan orang tua untuk mengizinkan. Akhir Januari, insyaallah sudah 100 persen semua. Alhamdulillah, sesuai dengan SKB (Surat Keputusan Bersam) 4 Menteri itu kita masuk semua, dalam arti sudah memenuhi syarat," ujar dia. 

Ikhwal vaksinasi untuk tenaga kependidikan dan guru sudah mencapai 100 persen. Lalu untuk vaksinasi murid usia 12 tahun ke atas juga sudah 100 persen. Level PPKM sudah berada di level 1 sehingga sudah memenuhi syarat pertemuan tatap muka. 

"Kita nanti kisaran empat sampai lima jam (jam sekolah). Kita coba dululah sekolah tatap muka 100 persen ini. Baru kalau aman bisa kita tambah jam belajarnya. Kita kejar 100 persennya dulu, mungkin tiga sampai empat jam saja dulu," katanya.
 


BERITA TERKAIT