Lari Pagi Warga Sukun Tewas | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Lari Pagi Warga Sukun Tewas

Lari Pagi Warga Sukun Tewas Petugas ketika berusaha mengevakuasi korban.(ist)

Klikapa.com -Seorang pria asal Kecamatan Sukun, Kota Malang, mendadak tewas di pinggir Jalan Raya Lowokdoro, Sukun, Minggu (2/1/2022) pagi. Korban diketahi mendadak terjatuh dan meregang nyawa. Saat itu ia terlihat sendang olah rata lari pagi.

Korban diketahui bernama Nanang, warga Gang Pasar Buah Kelurahan Gadang Kecamatan Sukun. Pria berusia 40 tahun ini, diduga mengalami  serangan jantung. 

“Tiba-tiba saja terjatuh. Tidak lama kemudian meninggal dunia. Mungkin terkena serangan jantung,” ucap salah satu saksi warga sekitar TKP.

Kejadiannya sekitar pukul 09.00. Seorang driver ojek online yang kali pertama mengetahui. Saksi kebetulan melintas lokasi dan melihat korban jatuh tergeletak. 

Khawatir terjadi apa-apa, saksi lalu memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan.

Warga pun berdatangan. Namun saat dilihat kondisi korban, saat itulah diketahui korban sudah tidak bernyawa. Warga selanjutnya menghubungi Polsekta Sukun. 

Jenazah korban pun segera divakuasi tim medis PMI Kota Malang tiba di lokasi kejadian. Petugas juga melakukan olah TKP sekaligus mengidentifikasi jenazah korban. 

Pihak keluarga yang mendengar kematian korban sontak kaget. Sebab sebelumnya korban masih sempat berkumpul dengan keluarga dalam kondisi sehat.

"Keluarga tidak ada yang tahu kalau sakit, karena korban ini di rumah sendiri. Sedangkan istrinya kerja dan dipastikan korban tidak memiliki riwayat sakit apa apa. Bahkan kemarin (Sabtu) masih berkumpul keluarga," ujar Sujiyono, kakak ipar korban.

Kapolsekta Sukun AKP Nyoto Gelar menyebutkan korban diketahui berprofesi sebagai sopir angkot. Dari hasil olah TKP tidak ditemukan luka akibat kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

"Korban meninggal saat olahraga lari pagi. Diduga meninggal dunia karena mengalami serangan jantung,” jelas Nyoto.

Usai olah TKP, jenazah korban langsung dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk keperluan visum. Sebelum nantinya jenazah diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.(tyo/agp)
 


BERITA TERKAIT