Ada Indikasi Omicron, 4 Sampel PCR Warga Kabupaten Dikirim ke Laboratoriun Airlangga | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Ada Indikasi Omicron, 4 Sampel PCR Warga Kabupaten Dikirim ke Laboratoriun Airlangga

Ada Indikasi Omicron, 4 Sampel PCR Warga Kabupaten Dikirim ke Laboratoriun Airlangga ilustrasi.(ist)

Klikapa.com -Waspada penyebaran Covid-19 varian Omicron, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mengirimkan empat sampel PCR warga Kabupaten Malang ke laboratorium RS Universitas Airlangga Surabaya. 


“Kami sudah kirim sampel PCR ke laboratorium RS Universitas Airlangga. Karena laboratorium itu yang memiliki kompetensi melakukan deteksi Omicron di Jatim,'' kata Kepala Dinkes) drg Arbani Mukti Wibowo, Senin (12/12/2021).
 
Menurutnya, ada empat hasil PCR warga yang kirim ke laboratorium itu. Pengiriman dilakukan melalui laboratorium RSUD Kanjuruhan.

Dijelaskannya, pengiriman sampel in PCR empat warga Kabupaten Malang itu karena keempatnya positif terpapar Covid-19 dan memiliki nilai Cycle Threshold (CT) dibawah 25.  Selain pertimbangan riwayat perjalanan mereka ke luar kota.

“Kalau hanya nilai CT-nya 25 saja mungkin kami tidak mengirimkan sampel PCR. Tapi ini juga ada riwayat perjalanan. Mereka adalah pengemudi luar kota,’’ terangnya.

Mantan Direktur RSUD Lawang ini , keempat pasien itu juga terus diamati perkembangannya. Pihaknya terus melakukan pemantauan intensif. 

“Selama menjalani perawatan di RS rujukan Covid-19, mereka terus dilihat perkembangannya. Termasuk kita tanya riwayat perjalannya,’’ ucapnya.

Arbani enggan menyebut identitas empat warga yang sampel PCR nya dikirm ke laboratorium RS Universitas Airlangga itu. Ia menyebut empat warga ini, tiga adalah warga Kecamatan Kalipare dan satu warga Kecamatan Turen. Saat ini empat warga ini menjalani perawatan klinis RS rujukan Covid-19.

Sementara itu, Arbani mengatakan, kasus Covid-19 di Kabupaten Malang beberapa hari terakhir menunjukkan angka peningkatan. Saat ini tercatat ada 24 kasus positif Covid-19.

 “Hari ini datanya belum masuk, kalau kemarin (Minggu) kasus Covid-19 ada 27 orang, sembuh tiga orang. Sehingga kasus positif Covid-19 ada 24, ada kenaikan dari sepekan sebelumnya, yang kasusnya berkisar belasan orang,’’ tambahnya.

Menurutnya, meningkatnya kasus Covid-19 ini karena ada beberapa faktor. Tapi paling utama karena warga tidak tertib protokol kesehatan. 

“Ini yang utama, banyak warga yang lalai, mereka mulai tidak


BERITA TERKAIT