Orang Tua Bripda Randy Minta Maaf ke Publik dan Sampaikan Duka Cita Untuk Novia | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Orang Tua Bripda Randy Minta Maaf ke Publik dan Sampaikan Duka Cita Untuk Novia

  • 06-12-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1350
Orang Tua Bripda Randy Minta Maaf ke Publik dan Sampaikan Duka Cita Untuk Novia Kasus bunuh diri mahasiswi UB Malang yang menyeret keterlibatan kekasihnya Bripda Randy.(ist

Klikapa.com - Ayah Bripda Randy Bagus Hari Sasongko, Niryono meminta maaf ke publik dan belasungkawa atas meninggalnya kekasih sang anak Novia Widyasari Rahayu.

Bripda Randy anggota Kepolisian Polres Pasuruan, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Jawa Timur. Randy diduga terlibat dalam kasus aborsi dan membuat kekasihnya yang tercatat sebagai mahasiswa Universita Brawijaya (UB) Malang itu bunuh diri.

"Saya bapak dari Bripda Randy Hari Sasongko. Kami sekeluarga, sebagai orang tua mengucapkan mohon maaf kepada publik yang mana atas kejadian berita yang heboh di publik dua hari ini. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya," kata Niryono di rumahnya, Kelurahan Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (5/12).

Niryono juga menyampaikan belasungkawa kepada Novia yang diduga kuat meninggal bunuh diri. Ia mendoakan mahasiswi UB itu. Niryono mengaku prihatin dengan kasus yang menimpa Novia.

"Saya turut berbelasungkawa atas meninggalnya calon menantu saya, Novia. Mudah-mudahan Novia diterima di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala. Saya kasihan dan prihatin," ujarnya.

Niryono menegaskan dirinya bukan anggota DPRD atau pejabat sebagaimana yang diyakini masyarakat di dunia maya.

"Dan saya ini bukan anggota dewan. Saya ini tengkulak gabah, wiraswasta saya ini," katanya.

Sebelumnya Polda Jawa Timur (Jatim) yang ikut menangani kasus ini telah menetapkan Bripda Randy  sebagai tersangka. Bripda Randy ditahan di Polda Jatim. Randy disangkakan melanggar kode etik dan Pasal 348 KUHP tentang aborsi dengan ancaman hukuman paling lama 5,5 tahun penjara.

Randy diduga memaksa kekasihnya, Novia Widyasari melakukan aborsi dua kali dalam kurun waktu 2020-2021. Akibat paksaan itu, Novia diduga kuat mengalami depresi dan bunuh diri.

Dia ditemukan meninggal di dekat pusara ayahnya di Dusun Sugian, Desa Japan, Kecamatan Suko, Kabupaten Mojokerto, Kamis (2/12).

Kasus ini  segera menjadi tranding topik dan viral. Polri pun mengaku bakal menindak tegas Bripda Randy melalui pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Hal ini sesuai


BERITA TERKAIT