Erupsi Gunung Semeru Belum Usai. Sepanjang Hari Ini 2 Kali Terjadi Guguran Lava Pijar | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Erupsi Gunung Semeru Belum Usai. Sepanjang Hari Ini 2 Kali Terjadi Guguran Lava Pijar

  • 05-12-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :396
Erupsi Gunung Semeru Belum Usai. Sepanjang Hari Ini 2 Kali Terjadi Guguran Lava Pijar Ilustrasi Gunung Semeru yang masih memuntahkan lava pijar.(ist)

Klikapa.com -Erupsi dahsyat Gunung Semeru pada Sabtu (14/12) sore lalu belum berakhir. Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih mencatat dua kali guguran awan panas di lereng gunung di wilayah perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang itu sepanjang hari Minggu (5/12).

Kepala PVMBG Andiani mengatakan guguran awan panas itu berlangsung dengan intensitas dan jarak luncur lebih kecil daripada  saat erupsi Sabtu.

"Sejak terjadi guguran awan panas kemarin sore, guguran awan panas masih terjadi pada hari ini, pada pukul 05.13 WIB dan pukul 10.00 WIB pagi tadi," kata Andiani dalam jumpa pers daring, Minggu (5/12).

Menurutnya, guguran awan panas di Gunung Semeru sudah terjadi sejak Rabu (1/12). Pada saat itu terjadi guguran awan panas dengan jarak luncuran 700 meter dari ujung aliran lava.

"Kejadian awan panas sebenarnya sudah dimulai sejak 1 Desember 2021 dan pada hari itu terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur 1.700 meter dari puncak atau 700 meter dari ujung aliran lava dengan arah luncuran ke tenggara," ujarnya.

Meski demikian, lanjut Andiani, guguran awan panas pada Rabu itu tidak terlihat sebab kondisinya tertutup kabut.

"Pascakejadian awan panas, terjadi guguran lava dengan jarak dan arah luncur tidak teramati. Jadi pas waktu kejadian itu secara fisik pengamatan yang dilakukan tidak dapat kita lihat karena tertutup kabut," ungkapnya.

Sedangkan, pada Sabtu (4/12) sore, erupsi guguran awan panas dari Gunung Semeru tampak membumbung tinggi ke atas langit. Pada 13.30 WIB terekam getaran banjir, kemudian pada 14.50 WIB teramati awan guguran dengan jarak luncur 4 kilometer dari puncak atau 2 kilometer dari ujung lava ke arah tenggara atau Besuk Grobogan.

"Tetapi sebaran dan jarak luncur belum dapat dipastikan," jelasnya.

"Selain kejadian 4 Desember kemarin pada pukul 13.30 WIB, kejadian ini terulang lagi pada pagi tadi jam 5 dan jam 10 dengan jarak


BERITA TERKAIT