Gubernur Khofifah Tetapkan Kota Batu Berstatus Tanggap Darurat Bencara 2 Pekan | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Gubernur Khofifah Tetapkan Kota Batu Berstatus Tanggap Darurat Bencara 2 Pekan

Gubernur Khofifah Tetapkan Kota Batu Berstatus Tanggap Darurat Bencara 2 Pekan Gubernur Jatim Khofifah Indara Parawansa ketika meninjau lokasi wilayah terdampak banjir bandang di Kota Batu, Jumat (5/11/2021).

Klikapa.com -Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menetapkan Kota Batu saat ini berstatus Tanggap Darurat Bencana hingga dua pekan ke depan. Keputusan itu dilakukan menyikapi terjadinya banjir bandang yang terjadi, Kamis (4/11) sore lalu.

Penetapan status tanggap darurat bencana itu juga telah diputuskan dalam rapaat koordinasi berserta jajaran Kodam V Brawijaya, Polda Jatim, Pemerintah Pprovinsi dan Pemkot batu.

(tersebut merupakan hasil rapat koordinasi Pemkot Batu dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan dan Plh Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono.  

"Pemprov Jatim bersama Pemerintah Kota Batu, TNI dan Polri serta Kementerian PUPR akan melakukan identifikasi terkait rehabilitasi dan rekonstruksi akibat dampak banjir bandang ini," kata Khofifah di sela-sela kunjungannya ke daerah terparah akibat terjaangan banjir bandang, Jumat (5/11/2021). 

Khofifah pun menginstruksikan keselamatan korban banjir bandang sebagai prioritas utama. Karena itu proses pencarian dan penyelamatan harus dipercepat berburu dengan waktu. Selain itu memastikan ketersediaan pangan dan normalisasi fasilitas umum yang rusak.  


Pada saat yang sama, Khofifah juga menyerahkan sejumlah paket bantuan. Di antaranya berupa 400 paket sembako, 500 Kilogram beras, 60 paket lauk pauk, 60 paket tambah gizi, 50 lembar terpal, dua tandon lipa dan tiga unit kompor.


Selain itu juga ada 40 selimut, 20 paket family kit, 20 paket kids ware, 1.000 Glangsing dan 20 kantong jenazah. 


Khofifah juga memberikan santunan uang duka bagi ahli waris keluarga korban bencana banjir bandang  masing- masing sejumlah Rp 10 juta. 

“Semuanya harus gerak cepat bersama-sama memberikan rasa aman dan menjamin keselamatan warga,” kata mantan Menteri Sosial ini. 

Ia juga mengingatkan agar tingkatkan kewaspadaan terutama hunian di bantaran sungai harus segera dievakuasi. Hal ini bertujuan memberikan keamanan dan keselamatan bagi seluruh hunian di bantaran sungai.  


Terkait proses rehabilitasi dan rekonstruksi, Khofifah


BERITA TERKAIT