Dampak Banjir Bandang Batu, 13 Wilayah Kelurahan di Kota Malang Tak Dapat Pasokan Air PDAM | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Dampak Banjir Bandang Batu, 13 Wilayah Kelurahan di Kota Malang Tak Dapat Pasokan Air PDAM

Dampak Banjir Bandang Batu, 13 Wilayah Kelurahan di Kota Malang Tak Dapat Pasokan Air PDAM Akibat banjir bandang di Kota Batu, 13 wilayah kelurahan di Kota Malang tak dapat pasokan air PDAM. Mereka pun mendapat suplai air bersih dikirim dengan tanki.(ist)

Klikapa.com - Banjir bandang di Kota Batu, Kamis (4/11) sore, juga merusak instalasi pipa milik Perumda Tugu Tirta Kota Malang. Akibat sedikitnya 13 wilayah kelurahan di Kota Malang tidak mendapatkan pasokan air bersih.


Menurut catatkan Perumda Tugu Tirta, 13 wilayah kelurahan yang tidak mendapatkan air bersih itu wilayah Kelurahan Tlogomas, Tasikamadu, Tunggulwulung, Sumbersari, Ketawanggede, Karangbesuki, Lowokwaru, Penanggungan, Mojolangu dan Merjosari. 


Direktur Teknik Perumda Tugu Tirta Kota Malang Ari Mukti mengatakan pihaknya sudah berupaya untuk segera menormalisasi pipa yang putus akibat banjir itu. Disebutkan  telah mengerjakan perbaikan itu  sejak Jumat (5/11) dini hari. 


Perbaikan membutuhkan waktu karena tiga unit pipa transmisi dalam keadaan rusak berat. Posisi pipa pun berada di kemiringan. 


Untuk diketahui, Perumda Tugu Tirta Kota Malang memiliki sumber air di wilayah Kota Batu. Pipanya pun terpasang dan ada yang melintas di daerah aliran (DAS) Brantas. 


"Derasnya aliran Sungai Brantas membuat pipa transmisi patah dan posisinya berada di plengsengan sedalam 30 meter," terang Ari, Jumat (5/11). 


Petugas memperbaiki pipa tersebut setelah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
dan warga melakukan pembersihan material sisa banjir bandang yang menyangkut di pipa. Material itu selain lumpur sampah dan pohon-pohon. 


Ia menargetkan layanan distribusi air di 13 kelurahan bisa normal dalam waktu sehari. Pihaknya akan memasang pipa permanen di lokasi pipa yang rusak untuk mengantisipasi bencana susulan.


"Target kami pipa harus tersambung hari ini agar layanan bisa kembali normal. Sembari perbaikan, tim sedang membangun desain permanen mengantisipasi bencana susulan," terangnya. 


Sementara ini pihaknya juga mensuplai air bersih ke wilayah itu dengan  menyediakan mobil tangki gratis. Ia menjelaskan pihaknya juga bekerja sama dengan Balai Prasaran Permukiman Wilayah (BPPW) Jatim mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak.


"Saat ini kami sudah mendapat bantuan lima mobil tangki dari


BERITA TERKAIT