Banjir Bandang di Batu Berimbas ke Kota Malang Ini Kerusakan Rumah di DAS Brantas | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Banjir Bandang di Batu Berimbas ke Kota Malang Ini Kerusakan Rumah di DAS Brantas

Banjir Bandang di Batu Berimbas ke Kota Malang Ini Kerusakan Rumah di DAS Brantas Akibat Banjir Bandang di daerah hulu, daerah aliran Kali Brantas dipenuhi material banjir bandang.(ist)

Klikapa.com -Banjir Bandang di Kota Batu juga berdampak sampai ke Kota Malang. Setidaknya sejumlah bangunan yang ada di kawasan daerah aliran sungan (DAS) Brantas ikut terdampak akibat meluapnya air, Kamis (4/11/2021) sore.

Menurut laporan BPBD Kota Malang ratusan rumah mengalami rusak berat sedang hingga ringan. Namun tidak ada laporan korban jiwa.

Sejumlah warga yang tinggal di kawasan DAS Brantas, mendadak air kali meninggi sekitar pukul 16.30 WIB.  Tak hanya itu, air kemudian datang dengan deras dan bersuara keras. Air dalam berwarna hitam dan membawa sejumlah material dan sampah.

 "Warga sebagian ada yang langsung naik ke atas, karena takut ada apa-apa," cerita Arianto, salah seroang warga yang ada di Kampung Putih, RW 6 Klojen, Kota Malang. 

Sekitar 10 menit kemudian, aliran sungai terus bertambah tinggi hingga sepinggang orang dewasa. Padahal jarak perumahan dari bantaran sungai sekitar 10-12 meter.  

"Semua warga langsung naik ke atas. Kami yang dari RT 6 dan RT 7 lari naik ke arah Taman Bermain Senaputra, untuk RT yang lain ke arah RSSA Malang," ungkapnya. 

Sedikitnya ada sekitar 95 rumah yang berada di dua RT tersebut ikut kebanjiran. Ada juga rumahnya dijadikan tempat berjualan porak poranda terendam air sungai hingga daganganya rusak. Selain motor warga banyak yang terendam banjir, bahkan ada yang terkubur sampah bawaan dari sungai. 

Selain Kampung Putih, RW 6 Kelurahan Jodipan juga ikut mengalami hal sama. Setidaknya 4 RT terdampak luapan air Kali Brantas. 

Ketua RW 6 Kelurahan Jodipan Muhammad Lutfi menjelaskan ada satu rumah warganya di RT 17 yang mengalami kerusakan. Dinding rumah diterjang air dan ambrol.

“Lalu di RT 16 itu inventarisir mereka hanyut semua. Ada satu keranda dan 100 kursi hanyut disapu air yang naik,” kata Lutfi. 

Ia menjelaskan ketinggian air yang masuk kedalam rumah warga saat banjir hingga tiga  meter


BERITA TERKAIT