2 Mahasiswa Narkoba Ditangkap. Polisi Janji segera Lakukan Tes Urin Mendadak di Kampus | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

2 Mahasiswa Narkoba Ditangkap. Polisi Janji segera Lakukan Tes Urin Mendadak di Kampus

2 Mahasiswa Narkoba Ditangkap. Polisi Janji segera Lakukan Tes Urin Mendadak di Kampus Kapolres Malang Kota AKBP Budi Hermanto.(ist)

Klikapa.com -Dua orang mahasiswa ditangkap Satreskoba Polresta Malang Kota, karena narkoba. Mereka adalah Pandu, warga Jalan Bandulan, Sukun, Kota Malang dan Septyan, warga Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Mereka disergap petugas saat mengkonsumsi sabu di rumah kontrakan di Jalan Bandulan IX Kecamatan Sukun. Dari tangan keduanya polisi mengamankan tiga plastik ganja kering dan sebatang rokok ganja dengan berat total 49,70 gram.  

Selain barang bukti ganja, petugas juga mengamankan satu klip sabu-sabu dengan berat 0,78 gram. 

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto yang merilis kasus ini, mengaku akan segera bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk 'membersihkan' kampus dari peredaran narkotika.

“Secepatnya kami akan lakukan sidak dan tes urine ke kampus atau sekolah. Termasuk berkolaborasi dengan BNN Kota Malang dalam pemberantasan narkotika,” tegas Budi Hermanto.

Buher sapaan akrabnya menyebut juga akan menindak tegas siapapun yang terjerumus ke dalam narkoba. Baik itu pengguna, apalagi pengedar. 

Sementara KBO Satreskoba Polresta Malang Kota Iptu Bambang Heryanta menyebut berdasarkan catatannya,  jumlah mahasiswa di Kota Malang yang berurusan dengan polisi karena narkoba tidak sedikit. 

Setiap tahun rata-rata 10 persen mahasiswa terungkap terjerat narkoba.

“Sebelum pandemi rata-rata 10 persen pelaku narkoba yang kami tangani adalah mahasiswa. Namun sekarang mulai menurun menjadi 5 persen. Ini membuktikan bahwa peredaran narkoba di kalangan mahasiswa masih cukup marak,” jelas Bambang Heryanta.

Sedangkan dua mahasiswa yang ditangkap saat pesta narkoba di rumah kontrakan Jalan Bandulan IX Malang, dijerat pasal 111 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Mereka diancam hukuman penjara maksimal 12 tahun.(rex/agp) 
 


BERITA TERKAIT