Warga Aceh Ngamuk Tolak Divaksin, Kemenkes Sebut Vaksinasi Upaya Keluar dari Pandemi SARS-CoV-2 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Warga Aceh Ngamuk Tolak Divaksin, Kemenkes Sebut Vaksinasi Upaya Keluar dari Pandemi SARS-CoV-2

  • 28-09-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2085
Warga Aceh Ngamuk Tolak Divaksin, Kemenkes Sebut Vaksinasi Upaya Keluar dari Pandemi SARS-CoV-2 Sejumlah warga di Pengkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, merusak vailitas vaksinasi.(dok.antara)

Klikapa.com -Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merespons aksi perusakan fasilitas vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya. Perusakan itu dilakukan warga karena diduga tidak mau mengikuti vaksinasi Covid-19.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi berharap semua masyarakat mendukung vaksinasi Covid-19. Vaksinasi merupakan salah satu upaya keluar dari pandemi virus SARS-CoV-2.

"Kita berharap semua masyarakat dapat mendukung upaya kita bersama untuk vaksinasi sebagai salah satu upaya keluar dari pandemi covid," kata Nadia kepada media, Selasa (28/9/2021).

Sedangkan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes meminta pemerintah daerah melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam melakukan sosialisasi vaksinasi Covid-19. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah menerima ajakan vaksinasi Covid-19.

"Melibatkan tokoh agama dan masyarakat dapat dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat," tuturnya.

Ratusan warga di Kabupaten Aceh Barat Daya mengamuk dan merusak fasilitas vaksinasi Covid-19 di lokasi Pengkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Kecamatan Susoh. Mereka berang karena vakinasi yang mendadak itu membuat mereka tidak bisa berjualan.

Petugas vaksinator yang dikawal TNI-Polri tak bisa berbuat banyak menghentikan tindakan tersebut dan lari menyelamatkan diri.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya, Safliati mengatakan, sasaran vaksinasi itu ditujukan untuk masyarakat umum dan nelayan. Warga yang membeli ikan di PPI Ujong Serangga diminta untuk mengikuti vaksinasi.

"Saya tiba di sana tadi sudah selesai. Tak ada keributan lagi. Nakesnya pun sudah meninggalkan lokasi. Petugas nakes itu dari Puskesmas Sangkalan, Susoh," katanya, (28/9).

Dia menjelaskan, banyak warga yang menolak dan putar balik meninggalkan lokasi PPI karena melihat petugas di depan pintu masuk.

Melihat itu, nelayan yang menjual ikan marah dan melakukan protes ke petugas. Protes berujung perusakan meja, kursi, dan berkas vaksinasi.

"Vaksinasi tersebut baru dilakukan hari ini. Sekitar delapan orang petugasnya," tutup Safliati.
 


BERITA TERKAIT