Kemendikbudristek : 1.296 Sekolah PTM Terbatas Jadi klaster Covid-19 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kemendikbudristek : 1.296 Sekolah PTM Terbatas Jadi klaster Covid-19

  • 22-09-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3180
Kemendikbudristek : 1.296 Sekolah PTM Terbatas Jadi klaster Covid-19 ilustrasi sekolah PTM Terbatas.(ist)

Klikapa.com -Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset  dan Teknologi (Kemendikbudristek)  mencatat ada klaster baru saat sekolah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.  

Dalam catatan itu disebutkan ada 2,8 persen atau 1.296 satuan pendidikan penyelenggara PTM terbatas menjadi klaster Covid-19. Survei itu dilakukan terhadap 46.500 sekolah hingga 20 September 2021.

"Kasus penularan itu kira-kira 2,8 persen yang melaporkan," kata Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dasmen) Kemendikbudristek, Jumeri, dalam diskusi daring, Rabu (22/9).

Jumlah 2,8 persen itu sama dengan 1.296 sekolah yang menyatakan ada klaster Covid-19 pada pelaksanaan PTM terbatas yang telah dilakukan. Jumlah tersebut sudah mencakup seluruh jenjang yang ada, mulai dari PAUD, SD, SMA, SMK dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

Jumeri menuturkan, untuk jenjang pendidikan SD, dari 20.913 sekolah yang menjadi responden, 2,78 persen di antaranya atau 581 sekolah menyatakan terdapat klaster Covid-19 pada pelaksanaan PTM terbatas. Jumlah PTK yang terpapar Covid-19 ada sebanyak 3.174 orang dan jumlah peserta didik yang terpapar Covid-19 ada sebanyak 6.908 orang.

Selanjutnya jenjang pendidikan SMP, dari 7.085 sekolah yang menjadi responden, 241 sekolah di antaranya menyatakan terdapat klaster Covid-19 pada kegiatan PTM terbatas atau 3,40 persen dari keseluruhan responden di jenjang pendidikan SMP. Untuk jumlah PTK dan peserta didik yang terpapar Covid-19 ada sebanyak 1.502 orang PTK dan 2.220 orang peserta didik.

Kemudian, jenjang pendidikan dengan persentase terbesar ditemukan klaster Covid-19 adalah SMA. Dari 2.358 SMA yang menjadi responden, 107 sekolah menyatakan ada klaster pada kegiatan PTM terbatas atau 4,54 persen dari keseluruhan responden di jenjang pendidikan SMA. Ada 794 PTK dan 1.915 peserta didik yang menjadi bagian dari klaster tersebut.

Lalu, di tingkat SMK, dari total 2.267 responden, 70 di antaranya atau 3,09 persennya menyatakan terdapat klaster Covd-19 di sekolah setelah kegiatan


BERITA TERKAIT