Usai Antar Anak Sekolah, Driver Ojol Tewas Tabrakan | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Usai Antar Anak Sekolah, Driver Ojol Tewas Tabrakan

Usai Antar Anak Sekolah, Driver Ojol Tewas Tabrakan Petugas ketika mengevakuasi jenazah korban laka lantas Jalan Raya Janti Barat, Malang.

Klikapa.com -Nahas menimpa seorang driver ojek online (Ojol), Selasa (14/9/2021) pagi. Usai mengantar anaknya sekolah, ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia di lokasi kejadian di Jalan Raya Janti Barat, Malang. 


Korban adalah Slamet Priono, 41, warga asal Kecamatan Kalipare yang tinggal di Kelurahan Mulyorejo, Sukun, Malang. 

Menurut Kanitlaka Lantas Polresta Malang Kota Iptu Saiful Ilmi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00, korban mengendarai Honda Beat N-6204-BAT. 

Saat itu korban mengendari motornya dari timur mengarah ke barat. Dia melajukan motor dengan kecepatan sedang. 


“Dari keterangan keluarga, korban ini baru saja mengantarkan anaknya berangkat sekolah,” ucap Saiful Ilmi. 

Sewaktu di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului motor yang ada di depannya. Dia menyalip dari sebelah kanan. Entah karena buru-buru atau kendala lain, saat menyalip korban hilang kendali. 

Motornya menyenggol motor yang disalip hingga membuat oleng dan akhirnya korban terjatuh. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan barat ke timur, melaju motor Honda Astrea Grand N-2679-CB. 

Motor itu dikendarai Muhammad warga Jalan Gadang Gang 17B Kota Malang. 

“Karena jarak yang dekat, terjadi tabrakan. Korban mengalami luka di kepala hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelasnya. 


Warga sekitar yang mengetahui berusaha menolong korban. Namun setelah mengetahui korban meninggal, segera melaporkan ke Unit Laka Lantas Polresta Malang Kota. Petugas yang datang segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazahnya ke kamar mayat RSSA Malang. 


Erik, mantan istri korban terlihat shock. Dia langsung mendatangi kamar mayat RSSA Malang, setelah mendapat informasi dari polisi. 


“Dia (korban) habis antar anak ke sekolah. Dulunya memang tinggal di Mulyorejo, namun setelah cerai pulang ke Kalipare dan tiap pagi mengantarkan anak sekolah,” terang Erik. 


Ia melanjutkan, bahwa hubungan rumah tangganya dengan korban sudah runtuh. Surat cerai baru keluar beberapa hari lalu. “Saya mendapat kabar kejadian ini dari polisi,”


BERITA TERKAIT