Pemutihan, Ramai-ramai Bayar Pajak Kendaraan | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pemutihan, Ramai-ramai Bayar Pajak Kendaraan

  • 13-09-2021 penulis : muhaimin
  • dibaca :465
Pemutihan, Ramai-ramai Bayar Pajak Kendaraan Manfaatkan program pemutihan dan insentif PKM, warga penuhi kantor Samsat Kota Malang.(ist)

Klikapa.com - Pemutihan dan Insentif Pajak Daerah 2021 yang dilakukan Pemprov Jatim disambut antusias warga Kota Malang. Kantor Samsat pun diserbu masyarakat yang akan memanfaatkan insentif itu, Senin (13/9//2021).


Administrator Pelayanan (Adpel) Bea Balik Nama dan Pajak Kendaraan Bermotor Kantor Bersama Samsat Kota Malang, Sulaiman menyebut ada kenaingan sekitar 40 persen pembayaran pajak kendaraan, dibandingkan hari-hari biasanya. 


Ia menjelaskan, saat ini ada pertumbuhan warga yang hendak membayar pajak kendaraan bermotor. Di hari biasa, biasanya ada 1.200 wajib pajak, yang membayarkan kewajibannya di Kantor Samsat Kota Malang. 


"Sejak ada pemutihan yang dimulainya pada 9 September kemarin, ada penambahan sekitar 400 wajib pajak yang membayarkan pajak kendaraan setiap harinya," jelasnya. 


Program Pemutihan dan Insetif Pajak 2021 Pemprov Jatim ini rencananya hingga 9 Desember  mendatang. Sedangkan fasilitas yang diberikan yakni pembebasan denda keterlambatan, dan potongan pajak kendaraan bermotor. 


"Untuk kendaraan roda dua diskonnya 20 persen dan untuk roda empat 10 persen, jadi bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," tambahnya.

 
Pihaknya mengaku juga sudah mengantisipasi lonjakan pembayaran wajib pajak dengan tetap menerapkan Prokes ketat dengan mencegah terjadinya kerumunan. Yakni dengan pembagian kelompok dalam proses pembayaran ke loket. 


Masuk kantor Samsat pun di atur sedemikian rupa sehingga jumlahnya pun dibatasi.


"Contohnya, bila lima wajib pajak sudah selesai mengurus. Maka, kami mengizinkan lima wajib pajak yang ada di luar untuk masuk ke ruang loket dan memenuhi kursi antrean yang ada, '' katanya. 


Selain itu, masuk ke ruang loket pun hanya bagi wajib pajak saja. Apabila wajib pajak bersama dengan orang yang tidak berkepentingan, orang tersebut wajib menunggu di luar bangunan," tutup Sulaiman. (rex/aim)
 


BERITA TERKAIT