Pengacara Surabaya Tewas di Kamar Mandi Rumah Makan di Malang | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pengacara Surabaya Tewas di Kamar Mandi Rumah Makan di Malang

Pengacara Surabaya Tewas di Kamar Mandi Rumah Makan di Malang Jenazah korban ketika dievakuasi petugas.(ist)

Klikapa.com -Pengunjung dan karyawan rumah makan di Jalan Letjen Sutoyo, Kota Malang heboh, Jumat (10/9/2021) siang. Pasalnya, seorang pengunjung ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi rumah makan itu. 

Korban diketahui bernaman Ian Sahala Hutahaeah, 41, warga Kelurahan Kertajaya Kecamatan Gubeng Kota Surabaya. Dia diketahui seorang pengacara. Kedatangannya ke Malang bersama tiga rekannya untuk mengurus perkaran yang ditangani.

Keterangan di lapangan, mereka mengendarai satu mobil. Tujuannya ke Pengadilan Negeri Malang, untuk mengajukan permohonan eksekusi atas kasus yang ditanganinya. Setelah itu pergi makan.

Menurut Rudi Hartono Manalu, 35, rekannya, korban memang memiliki riwayat sakit jantung. Bahkan korban diketahui mengonsumsi obat untuk sakit jantungnya sejak lama. 

"Saat itu kami selesai makan dan akan berangkat ke tempat lain. Kemudian teman saya itu (korban) bilang mau ke kamar mandi. Kami juga tidak curiga, karena memang efek samping obat sakit jantung menjadi sering buang air kecil," ceritanya. 

Teman-teman korban menunggu di mobil. Setelah hampir 15 menit lebih, korban tidak kunjung muncul. Rudi sempat menelepon beberapa kali, tetapi tidak ada jawaban. Karena khawatir ketiganya mengecek kondisi korban di kamar mandi. 

"Saat kami ketuk pintu juga tidak ada respon. Reflek, salah satu dari kami memasukkan HP melalui fentilasi pintu kamar mandi. Dan saat difoto, kami baru tahu bahwa tubuhnya sudah meringkuk di samping kloset," bebernya. 

Rudi dan rekan yang lain langsung mencoba mendobrak pintu dan mengecek kondisi korban. Saat ditemukan denyut nadi korban sudah tidak terasa dan tubuhnya mulai pucat. 

"Kami langsung meminta bantuan. Tidak lama kemudian ada relawan dan petugas dari Polresta Malang Kota datang untuk melakukan evakuasi," ujar Rudi. 

"Korban langsung kami bawa ke kamar jenazah RSUD Saiful Anwar. Kami juga sudah menghubungi keluarga, agar bisa menjemput jenazah untuk dibawa pulang," terangnya. 

Rudi mengaku kehilangan dengan meninggalnya orang yang dikenal sejak 2012. Bahkan korban


BERITA TERKAIT