Terminal Arjosari Terapkan PeduliLindung | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Terminal Arjosari Terapkan PeduliLindung

  • 09-09-2021 penulis : muhaimin
  • dibaca :2151
Terminal Arjosari Terapkan PeduliLindung Terminal Arjosari terapkan aplikasi PeduliLindung sebagai syarat penumpan jarak jauh.

Klikapa.com- Masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi darat dari Terminal Arjosari, Kota Malang wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi. Saat ini, terminal sudah menerapkan scan barcode aplikasi PeduliLindungi bagi calon penumpang bus. 

Hal itu menjadi wajib karena jika tidak memiliki persyaratan sudah divakin, harus melakukan tes swab. 

“Kepada masyarakat Kota Malang apabila ingin atau melakukan perjalanan ke luar kota dimohon untuk memenuhi persyaratan perjalanan dipenuhi dulu. Punya sertifikat vaksinasi ataupun hasil swab. Di terminal sudah diberlakukan aplikasi PeduliLindungi, sudah siap dan sudah ada. Bahkan sudah berjalan seminggu ini,” kata Pengawas Lapangan Terminal Tipe A (TTA) Arjosari, Purnomo, Kamis (9/9).

Purnomo menyebutkan syarat itu tidak memberatkan calon penumpang bus. Pasalnya masyarakat di Kota Malang ini sebagian besar juga sudah banyak yang telah tervaksinasi. Ia tidak mengharuskan calon penumpang sudah vaksinasi lengkap. Meski hanya dosis satu, tetap boleh. 

“Petugas memberi sosialisasi kepada penumpang yang belum tahu dan memberi contoh memasukkan aplikasi bagi mereka yang belum tahu. Dari pemantauan kami beberapa hari diberlakukan ini lancar, tidak ada kendala. Masyarakat belum atau tidak ditemukan yang positif,” imbuhnya. 

Sementara kondisi Terminal Arjosari saat ini disebutkannya belum bisa disebut normal seperti sebelumnya. Jumlah penumpang masih sangat terbatas.

“Kalau yang normal itu untuk AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) hampir mendekati 45-46 armada tiap harinya. Untuk AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) sekitar 200-an armada di hari hari biasa. Sekarang ini level 3 sudah agak lumayan, armada AKAP mencapai 40-an, bisa dibilang hampir mendekati normal. AKDP sudah mencapai 100 sampai 110 armada,” sebut Purnomo. 

Menurutnya, kondisi terminal saat ini belum sepenuhnya normal. Armada bus yang beroperasi baru mencapai 25 persen saja. 

“Ini data kemarin, jumlah penumpang AKAP dari sekian armada itu ada sekitar 86 penumpang. Untuk AKDP dari 106 armada, penumpangnya sekitar 142. Belum normal, masih sekitar antara


BERITA TERKAIT