Senin, Separo Siswa SD hingga SMA Kota Malang Mulai Sekolah . Seragam Tidak Wajib | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Senin, Separo Siswa SD hingga SMA Kota Malang Mulai Sekolah . Seragam Tidak Wajib

Senin, Separo Siswa SD hingga SMA Kota Malang Mulai Sekolah . Seragam Tidak Wajib Persiapan sekolah tatap muka, sejumlah sekolah disemprot desinvektan dan dibersihkan.(ist)

Klikapa.com -Sekitar 88.500 siswa SD hingga SMA dan SMK di Kota Malang kembali ke sekolah, Senin (6/9). Mereka mulai mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas setelah setahun lebih 'istirahat' di rumah karena pandemi Covid-19. 


Jumlah siswa yang kembali ke sekolah itu baru separo dari 177 ribu pelajar SD/MI hingga SMA dan SMK di kota ini. Pelaksanaan PTM terbatas memang mensyaratkan rombongan belajar (rombel) maksimal 50 persen dari total siswa.    


Untuk diketahui, jumlah siswa SD sampai SMP di Kota Malang ada 129 ribu orang. Sedangkan peserta didik SMA dan SMK di kota pendidikan ini berjumlah 48 ribu siswa. 


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana mengatakan seluruh satuan pendidikan atau sekolah di bawah naungan Pemkot Malang sudah siap melaksanakan PTM. 


“129.874 siswa (jumlah siswa SD-SMP) sudah siap semua InsyaAllah. Siap semua karena toh kita juga telah siapkan sarana prasarana. Kesiapan ini sebenarnya ya mulai tahun kemarin. InsyaAllah juga sudah sesuai SOP,” jelas Suwarjana. 


Bahkan bila sebelumnya dikatakan untuk jenjang SD hanya ditentukan 10 hingga 15 sekolah yang menggelar PTM, kini seluruhnya akan mengikuti PTM. 


“Nanti sifatnya uji coba, ternyata setelah kami rakor semua ingin ikut PTM. Terutama yang negeri, swasta juga ikut. Semua tidak ada masalah dan di sekolah sudah ada Satgas Covid-19,” katanya. 


Karena PTM ini merupakan kali pertama, Suwarjana memperbolehkan siswa khususnya kelas 1 atau kelas 7 tidak harus menggunakan seragam. Namun harus sopan dan rapi. Sementara untuk makan siang, Suwarjana tetap membatasi dengan cara siswa membawa bekal dari rumah masing-masing. Tujuannya meminimalisir penyebaran Covid-19 di tempat makan seperti kantin sekolah. 


“Kalau untuk yang boleh dilakukan siswa saat ini boleh berseragam, boleh tidak. Yang penting bebas rapi dulu. Kalau harus seragam, yang kelas 1


BERITA TERKAIT