Amarah Kebhinekaan dari Siswi di Kaki Gunung Panderman Raih Prestasi Nasional | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Amarah Kebhinekaan dari Siswi di Kaki Gunung Panderman Raih Prestasi Nasional

Amarah Kebhinekaan dari Siswi di Kaki Gunung Panderman Raih Prestasi Nasional Devi Kisnadelia Indah Suci, peraih juara nasional lomba video kreatif Kemerdekaan ke-76 RI.

Klikapa.com- Bersekolah  dan bertempat tinggal di dusun terpencil di kaki Gunung Panderman di Kota Batu Devi Kisnadelia Indah Suci, 13, tetap yang mampu meraih prestasi tingkat nasional. Ia berhasil menjuarai lomba video kreatif Kemerdekaan ke-76 RI yang bertemakan Rayakan Merdekamu.

Devi berhasil menjadi juara satu melalui karya yang ia buat melalui video berjudul ‘Remaja Bicara Bhineka’.  Menariknya lagi, karya yang ia buat merupakan wujud amarah dan pengalaman semasa kecilnya yang mampu ia tuangkan dengan positif dalam sebuah karya monolog.

Devi merupakan siswa kelas VIII SMP Satap Pesanggrahan Kota Batu. Sekolah yang berlokasi di lereng gunung Panderman. Sekolah  itu  jauh dari hiruk pikuk perkotaan dan minim fasilitas. Tapi semua itu tidak membasinya dalam berkreativitas.

Diketahui, dalam video berdurasi 1 menit tersebut, Devi menyampaikan bahwa "buat apa kita bicara Bhineka, jika warna kulit kau permasalahkan". 

Kemudian ia juga menerangkan bahwa "buat apa bicara Bhineka, jika kaya miskin kau perlakukan berbeda". Terakhir dia menyampaikan "apalah arti Bhineka jika aku selalu dipaksa sama". 

“Dari pengalaman saya itulah, saya buktikan dalam karya dan kata-kata bahwa orang berbeda itu tidak boleh dibeda-bedakan. Jika orang dibedakan, ia merasa tersendiri. Seharusnya mereka dikasih semangat,” ujar Devi, Jumat (3/9).

Devi menegaskan perbedaan janganlah dibuat sebagai kelemahan. Tapi sebagai kekuatan. Karena Indonesa adalah bangsa dengan kekayaannya yang beragam. 

"Jangan takut berbeda. Bangsa ini beragam. Tinggal bagaimana cara kita menghargai sesama," imbuhnya.

Sementara itu, Kapsek SMPN Satap Pesanggrahan 2, Ida Misaroh menyebut jika Devi merupakan siswa yang memiliki visi jauh kedepan. 

Meskipun anak dari tiga bersaudara ini bertempat tinggal di kaki gunung Panderman, Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak menghalanginya berkreasi baik. 

"Devi adalah siswa yang cakap. Kami bangga padanya. Ini karena dia selalu ingin belajar dan memiliki visi kedepan. Misalnya ia ingin bercita-cita menjadi dosen dan


BERITA TERKAIT