Dampak Covid-19, 101 Anak di Kota Malang Yatim Piatu | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Dampak Covid-19, 101 Anak di Kota Malang Yatim Piatu

  • 20-08-2021 penulis : muhaimin
  • dibaca :1521
Dampak Covid-19, 101 Anak di Kota Malang Yatim Piatu Anak anak yang harus menjadi Yatim Piatu ditinggal orangtuanya meninggal karena terpapar Covid-19 di Kota Malang saat dikunjungi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu lalu.(ist)

Klikapa.com -Akibat paparan virus Corona atau Covid-19 selama ini sedikitnya ada 101 anak di Kota Malang menjadi Yatim Piatu. Mereka ditinggal orangtuanya setelah terpapar Covid-19.


Menurut Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang data dikumpulkan mulai Maret tahun lalu hingga pertenahan Agustus 202. 


“Jumlahnya ada 101 anak. Mereka nantinya bakal mendapat bantuan dari Pemkot Malang berupa uang tunai beasiswa maupun sembako. Datanya kita bekerja sama dengan kelurahan, karena yang tahu kan kelurahan dan Dinkes (Dinas Kesehatan),” kata Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Penny Indriani, Jumat (20/8/2021).


Kini pihaknya sedang berupaya untuk memberikan bantuan kepada anak-anak itu. Pihaknya juga sudah memproses agar mereka segera mendapatkan bantuan.


Penny merincikan, dari jumlah anak yang ditinggal orangtuanya itu, terbanyak dari wilayah Kecamatan Blimbing dengan 48 anak menjadi yatim piatu karena Covid-19. Anak anak ini di usia enam sampai 12 tahun. 


Sedangkan di wilayah Kecamatan Klojen ada enam anak yang menjadi yatim piatu. Diikuti oleh Kecamatan Sukun, total 11 anak. Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Kedungkandang masing-masing ada 18 anak yang kehilangan orangtua akibat Covid-19. 


Penny mengatakan, sembari menunggu bantuan, saat ini pihaknya telah menurunkan petugas konseling atau psikolog untuk memberikan pendampingan. Selain itu, juga diupayakan ada beasiswa bagi anak anak itu.


Pihaknya kini juga sudah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang untuk membantu masalah beasiswa. Termasuk Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) agar mereka tetap memiliki akses untuk sekolah. 


''Anak-anak yang ditinggal kedua orangtuanya ini juga kami titipkan ke keluarganya yang lain atau mencarikannya orang tua asuh,'' tutupnya.(ian/aim)
 


BERITA TERKAIT