Tarif Jalan Tol Jakarta - Surabaya Naik Menjadi Rp 772 Ribu per 19 Agustus | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Tarif Jalan Tol Jakarta - Surabaya Naik Menjadi Rp 772 Ribu per 19 Agustus

  • 16-08-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1344
Tarif Jalan Tol Jakarta - Surabaya Naik Menjadi Rp 772 Ribu per 19 Agustus ilustrasi tarif jalan tol Jakarta - Surabaya naik per 19 Agustus.(ist)

Klikapa.com -Pengelola jalan tol memastikan tarif Tol Jakarta-Surabaya atau sebaliknya untuk kendaraan golongan I  akan naik 4,41 persen, yakni dari Rp691.500 menjadi Rp722 ribu. Kenaikan ini berlaku mulai 19 Agustus 2021 pukul 00.00 WIB

Menurut Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru penyesuaian tarif Tol Jakarta-Surabaya karena perubahan tarif di empat ruas Jalan Tol Trans Jawa yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk serta Waskita Toll Road.

Keempat ruas jalan tol itu adalah Jalan Tol Pemalang-Batang yang dikelola oleh PT Pemalang Batang Toll Road, Jalan Tol Batang-Semarang yang dikelola oleh PT Jasamarga Semarang Batang, Jalan Tol Solo-Ngawi oleh PT Jasamarga Solo Ngawi serta Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol.

Tarif tol Jakarta-Surabaya sendiri merupakan kumulatif dari sejumlah transaksi di Gerbang Tol (GT) utama, misalnya dari Jakarta menuju Surabaya yaitu melalui GT Cikampek Utama, GT Palimanan Utama, GT Kalikangkung, dan GT Warugunung.

Adapun dasar penyesuaian tarif tol diatur dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, sebagaimana telah diubah terakhir dengan PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang Perubahan Ketiga atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

"Berdasarkan regulasi itu, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi," kata Heru dalam keterangan resmi yang dikutip dari Antara, Senin (16/8).

Menurut Heru, penyesuaian tarif jalan tol dibutuhkan untuk memastikan iklim investasi jalan tol kondusif, menjaga kepercayaan investor dan pelaku pasar terhadap industri jalan tol yang prospektif di Indonesia, serta menjamin level of service pengelola jalan tol tetap sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan


BERITA TERKAIT