Juli Rekor Tertinggi, 756 Jenazah Dimakamkan dengan Prokes di Kota Malang | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Juli Rekor Tertinggi, 756 Jenazah Dimakamkan dengan Prokes di Kota Malang

  • 30-07-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1914
Juli  Rekor Tertinggi, 756 Jenazah Dimakamkan dengan Prokes di Kota Malang Tim pemakaman di Kota Malang yang harus bekerja ekstra keras di bulan Juli karena banyaknya pasien Covid-19 yang meninggal dunia.(ipunk)

Klikapa.com - Kepala UPT Pengelolaan Pemakaman Umum Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Taqruni Akbar mengatakan, selama bulan Juli 2021 ini saja 756 jenazah dimakamkan dengan prokes di Kota Malang. Jumlah ini menjadi tertinggi bahkan sejak pandemi pada  tahun 2020.


"Saat ini pemakaman dengan Prokes rata-rata perhari 30-an jenazah, beberapa minggu lalu bisa 40-50-an pemakaman,'' kata Taqruni, Jumat (30/7/2021).


Sedangkan secata total sejak pandemi Covid-19 mulai April 2020 hingga Kamis (29/7) kemarin, jumlah pemakaman dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ditangani  mencapai 2.245 jenazah. 


Rekor terbanyak terjadi pada bulan ini. Bahkan jumlahnya melebihi jumlah pemakaman Covid-19 sepanjang April - Desember 2020 lalu. Sepanjang tahun 2020 lalu ada 710 jenazah yang harus dimakamkan.


Sedangkan, pada bulan ini saja, mulai 1 Juli - 29 Juli kemarin, jumlah pemakaman dengan Prokes mencapai 756 pemakaman. 


Tertinggi kedua terjadi pada Januari 2021 lalu, sebanyak 200 pemakaman Prokes Covid-19. Kemdian Juni 2021 lalu, jumlah pemakaman dengan Prokes sebanyak 159 pemakaman.


Menurutnya, ikhwal pemakaman sebenarnya tidak lama. Yang lama adalah selum proses pemakaman saat waktu persiapan pemakamannya. Ini lantaran menyangkut lokasi untuk pemulasaraannya.


''Ini yang justru memakan waktu cukup lama. Kalau pemakamannya paling cuma 25 menit,'' terangnya.


Sudah begitu, kadang memakamkannya sampai luar kota, seperti misal sampai ke Pasuruan. 


Ikhwal tenaga pemakaman yang sempat menjadi sorotan beberapa waktu lalu, saat ini telah ditambah tim baru pemakaman. Untuk pemakaman Prokes saat ini sudah cukup petugasnya. 


Tim pemakan dibagi berdasarkan rute, dan bukan berdasarkan wilayah, sehingga lebih fleksibel, cepat dan efektif.


"Saat ini dibagi empat tim. Dengan asumsi perkiraan per tim bisa memakamkan 8 sampai 9 pemakaman. Maksimal kita bisa 36 sampai 50 pemakaman per hari. Harapannya tiap hari kasus kematian menurun jangan sampai naik," sebut Taqruni. 


Ikhwal lahan pemakaman,


BERITA TERKAIT