Minim Saksi Polisi Kesulitan Ungkap Pembunuhan Tajinan | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Minim Saksi Polisi Kesulitan Ungkap Pembunuhan Tajinan

Minim Saksi Polisi Kesulitan Ungkap Pembunuhan Tajinan Polisi saat melakukan olah TKP dan pengumpulkan barang bukti di lokasi pembunuhan.(ist)

Klikapa.com -Kasus pembunuhan yang menewaskan Purnomo, 45, warga Desa Gunungronggo Kecamatan Tajinan, Minggu (25/7) malam, masih dalam penyelidikan polisi. Minimnya saksi dan pengakuan korban sebelum meninggal tidak kenal dengan pelaku menyulitkan kerja polisi.


“Kami masih menyelidiki kasusnya. Beberapa orang sudah kami minta keterangan. Anggota saat ini juga masih di lapangan,” kata Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara’langi, Selasa (27/7/2021).


Mantan Kasatreskrim Polres Blitar ini, belum memberi keterangan lebih jauh. Termasuk terkait motif pembunuhan itu. Donny hanya menegaskan, kasus itu menjadi atensi untuk segera diungkap.


Di sisi lain, Hartanto, kerabat korban yang menolong, juga mengaku tidak mengatahui siapa pelakunya. Dia mengatakan ketika terbangun setelah mendengar suara orang mengetuk pintu, melihat korban sudah bersimbah darah. Kondisinya lemas karena darah keluar cukup banyak.


Sementara untuk pelaku yang membacok korban, sama sekali tidak melihatnya. 


“TKP kejadiannya memang di jalan kampung dekat rumah. Tetapi tidak ada yang tahu kejadiannya, apalagi mengetahui pelakunya,” tuturnya.


Ia mengatakan, korban Purnomo pun tidak tahu siapa pelakunya. Sebelum meninggal dunia dan saat perjalanan ke rumah sakit, Hartanto sempat bertanya kepada korban terkait pelakunya. Korban menjawab kalau tidak kenal.


“Korban juga tidak mengenali, karena wajahnya tertutup. Tetapi pelakunya sekitar dua orang,” katanya.


Diberitakan sebelumnya, Purnomo yang memiliki profesi makelar menjadi korban , peristiwa berdarah di Jalan Raya Sukosari Dusun Tubo Desa Purwosekar Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Minggu (25/7) malam.  Korban ditemukan bersimbah darah. Tubuhnya penuh dengan luka bacok.


Warga Desa Gunungronggo Kecamatan Tajinan itu menjadi korban pengeroyokan. Pelakunya lebih dari tiga orang. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit.(agp)
 


BERITA TERKAIT