Warga Tajinan Tewas Dikeroyok 2 Orang Tak Dikenal | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Warga Tajinan Tewas Dikeroyok 2 Orang Tak Dikenal

Warga Tajinan Tewas Dikeroyok 2 Orang Tak Dikenal Polisi saat mengumpulkan barang bukti di TKP pembunuhan warga Tajinan , Kabupaten Malang.(ist)

Klikapa.com -Di saat masa pandemi seperti sekarang masih saja terjadi pembunuhan. Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Raya Sukosari Dusun Tubo Desa Purwosekar Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Minggu (25/7) malam. 

Salah seorang warga bernama Purnomo, 45, ditemukan tewas bersimbah darah. Tubuhnya penuh dengan luka bacok.

Warga Desa Gunungronggo Kecamatan Tajinan ini baru saja dikeroyok. Pelakunya lebih dari tiga orang. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan ke RSSA Malang, nyawanya tidak tertolong.

Kasus pembunuhan ini segera ditangani Polsek Tajinan. Senin (26/7) siang hingga sore, polisi melakukan olah TKP dibantu Tim Identifikasi Satreskrim Polres Malang. Selain mengumpulkan barang bukti, polisi juga mencari keterangan saksi.

"Jenazah korban kami mintakan otopsi. Kasusnya masih kami selidiki," ucap Kapolsek Tajinan AKP Supriyadi saat di lokasi kejadian, Senin (26/7/2021).

Menurut Supeno, warga sekitar, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00. Saat itu dia mendengar suara teriakan orang minta tolong. Kemudian cucunya keluar rumah dan melihat orang berkelahi.

"Kata cucu saya ada orang dibacok. Lalu saya keluar melihat ada dua orang di atas sepeda motor. Mereka juga mengancam cucu saya dengan celurit," jelas Supeno.

Kebetulan kejadian itu tengah jalan yang ada di depan rumahnya. Setelah pelaku kabur, korban terlihat minta tolong dengan bersimbah darah. Kemudian oleh warga dan keluarganya, korban dibawa ke rumah sakit.

"Saya tidak mengetahui siapa pelakunya. Karena kondisinya selain gelap juga takut," katanya.

Rudi saudara korban yang ditemui di lokasi kejadian, mengatakan kemungkinan korban sudah disanggong oleh pelaku. Malam itu korban dari rumahnya di Desa Gunungronggo, berniat ke rumah istrinya di Desa Jatisari Kecamatan Tajinan. 

Korban pergi dengan mengendarai motor. Jarak rumahnya dengan rumah istrinya berjarak sekitar 2,5 kilometer. Melintasi daerah yang sepi serta gelap.

"Setahu saya luka paling parah di punggung. Luka robek akibat dibacok," ujar Rudi menceritakan tentang luka korban.(agp)
 


BERITA TERKAIT