Ratusan Warga Singosari Kecewa, Vaksinasi Dibatasi dan Timbulkan Antrean dan Kerumunan | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Ratusan Warga Singosari Kecewa, Vaksinasi Dibatasi dan Timbulkan Antrean dan Kerumunan

Ratusan Warga Singosari Kecewa, Vaksinasi Dibatasi dan Timbulkan Antrean dan Kerumunan Antrean warga di Puskesmas Singosari untuk iktui vaksinasi Covid-19 yang mengecewakan.(ist)

Klikapa.com -Ratusan warga yang antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (25/7/2021), kecewa. Pasalnya, setelah mengantre yang cukup panjang ternyata diminta pulang oleh petugas lantaran kuota vaksin terbatas.

Tak hanya itu, kegiatan itupun sempat menimulkan kerumunan dan antrean panjang yang mengular sampai di jalan.

Warga yang datang ke Puskesmas Singosari sejak pagi. Bahkan ada yang datang sejak subuh. Dengan harapan bisa mendapatkan vaksin. Namun, informasi yang mereka dapat dari media sosial sosial dengan syarat cukup membawa foto copy KTP saja itu itu berakhir mengecewakan. 


Ternyata, vaksinasi di Puskesmas itu dibatasi hanya 280 orang saja. I Gusti Putu Aditya, salah satu warga mengaku mengambil nomor antrean sejak pukul 05.00 pagi.


"Saya datang jam 05.00, su­dah banyak warga yang antre. Saya sendiri mendapat nomor antrean 200," ucap dia.


Ia mengaku baru pertama melakukan vaksin lantaran se­bagai syarat pekerjaan. Gusti menyayangkan sampai teejadi kerumunan. Harapannya ke­jadian antrean panjang seperti ini, bisa menjadi evaluasi se­hingga kuota vaksin ditambah.


Mariana, warga Desa Tun­jungtirto Kecamatan Singosari ini mengaku antre sejak pukul 06.00. Namun sudah capek antre, tetapi dia tidak kebagian kuota. Terpaksa dia pulang tanpa mendapatkan vaksinasi.


"Jelas sangat kecewa, karena sudah antusias datang dan an­tre, ternyata kuotanya habis," keluhnya.

Komandan Koramil (Danramil) Singosari Kapten Eddy Purwanto mengatakan, Puskesmas kurang berkoordinasi dengan Mus­pika Singosari sehingga ter­jadi kerumunan. Ia pun menyayangkan kejadian itu. Ia pun mengkhwatirkan jika terjadi penularan dan kluster baru.


"Kami tidak mendapat tem­busan. Baru tahu ada keru­munan vaksinasi pagi tadi, lalu anggota kami turunkan untuk menertibkan," tegas Eddy.


Kepala Puskes­mas Singosari, dr. Firmina Tri Rahayu mengatakan dirinya mendapatkan kepastian distribusi vaksin dari pemerin­tah Sabtu sore. Pihaknya lantas membuat pemberitahuan ke desa dan media sosial. Namun ia tak menyangka akan diserbu warga melebihi kuota. 


BERITA LAINNYA:


BERITA TERKAIT