Buat Perapian untuk Tolak Balak, Rumah dan Mobil Malah Terbakar Habis | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Buat Perapian untuk Tolak Balak, Rumah dan Mobil Malah Terbakar Habis

Buat Perapian untuk Tolak Balak, Rumah dan Mobil Malah Terbakar Habis gegara buat perapian untuk tolak balak, rumah berikut mobil terbakar.(ist)

Klikapa.com -Lagi-lagi rumah warga terbakar. Kali ini terjadi di  Dusun Krajan Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Selasa (20/7) petang. 

Pemilik rumah tadinya buat perapian untuk tolak balak. Tapi akhirnya rumah dan mobilnya ludes.


Rumah milik Kiki Eko Cahyono, 30, warga sekitar ludes terbakar. Penyebab kebakaran diperkirakan dari perapian kayu di depan rumah korban, yang kemudian menyulut BBM di dalam rumah.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya salah satu penghuni rumah mengalami luka bakar. Yakni Supriyatin, orangtua Kiki Eko Cahyono. 


“Korban hanya mengalami luka bakar ringan dan sempat dilarikan ke Puskesmas Sumbermanjing Kulon,” ucap Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang, Goly Karyanto.


Peristiwa yang sempat membuat warga heboh warga ini, terjadi sekitar pukul 18.00. Sebelum api meludeskan bangunan rumah, korban membuat perapian kayu di depan rumahnya. Tujuannya untuk buang balak di masa pandemi sekarang ini.


Setelah api perapian membesar, korban masuk rumah. Tidak lama setelah itu, api menyambar BBM yang ada di dalam gudang. Kebakaran pun tak terelakan. Api membesar dan membakar bangunan rumah.


“Di dalam gudang itu ada BBM yang tersimpan dalam kemasan jirigen dan botol. Makanya begitu tersulut, api langsung membesar dan mengakibatkan kebakaran,” ujar Wiguno salah satu saksi mata.


Korban dan keluarganya yang sadar rumahnya terbakar, segera lari menyelematkan diri.  Begitu juga warga sekitar yang ikut berhamburan keluar rumah. Warga heboh setelah mendengar suara ledakan keras. Ledakan itu bersumber dari tabung LPG di dalam gudang yang terbakar.


Warga pun berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Tetapi api tidak kunjung padam, sebaliknya malah membesar. Lantaran takut api merambat ke rumah tetangga, akhirnya salah satu warga menghubungi PMK Kabupaten Malang.


Tiga armada PMK dikerahkan ke lokasi kejadian. Setelah berjuang


BERITA TERKAIT