Gadaikan Motor Sewaan, Warga Kepanjen dan Penadahnya Ditangkap | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Gadaikan Motor Sewaan, Warga Kepanjen dan Penadahnya Ditangkap

Gadaikan Motor Sewaan, Warga Kepanjen dan Penadahnya Ditangkap Dua tersangka gadaikan motor persewaan saat ditangkap polisi.(ist)

Klikapa.com -Unit Reskrim Polsek Kepanjen, Kabupaten Malang menangkap pelaku penipuan dan penggelapan, akhir pekan lalu. Tersangkanya Beni Setiawan, 33, warga Dusun Gambiran Desa Mojosari Kecamatan Kepanjen. Dia ditangkap karena menggelapkan sepeda motor Honda Beat N-3128-IC.

Selain Beni, polisi juga mengamankan seorang penadahnya. Yakni Umar Kariadi alias Semir, 41, warga Jalan Pondok Indah Desa Genengan Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Mereka berdua dibekuk di rumahnya masing-masing.

"Pertama yang kami tangkap tersangka Beni, selaku pelaku penipuan. Kemudian kami kembangkan dan berhasil menangkap Umar Kariadi alias Semir," ucap Kapolsek Kepanjen Kompol Yatmo, Selasa (20/7/2021).

Korban penipuan ini adalah Anik Kusumawati, warga Jalan Krapyak Desa Panggungrejo Kecamatan Kepanjen. Peristiwanya terjadi pada 4 September 2019 lalu di rumah korban.

Saat itu, malam itu sekitar pukul 19.00, tersangka datang ke rumah korban. Tujuannya untuk menyewa motor korban selama sepekan. Alasannya untuk keperluan sehari-harinya lantaran istrinya sedang hamil tua.

Setelah disepakati harga sewa, korban lantas menyerahkan motornya. Namun setelah jatuh tempo, motor tidak dikembalikan. Tersangka juga tidak membayar uang sewa yang dijanjikan.

Sewaktu ditagih, tersangka hanya mengobral janji dan menghindar. Karena merasa tertipu, pada 2 Juli 2021 lalu korban melapor ke Polsek Kepanjen. Berdasarkan laporan itulah polisi mencari keberadaan tersangka dan berhasil menangkapnya.

Tersangka mengaku kalau motor yang disewa dari korban digadaikan kepada Umar. Akhirnya polisi memburu Umar dan berhasil menangkapnya di rumahnya.

"Sebagai barang buktinya kami mengamankan sepeda motor Honda Beat milik korban yang kami sita dari tersangka kedua," jelas Yatmo, mantan Kapolsek Bantur ini.

Sementara itu, dalam pemeriksaan tersangka Beni mengaku kalau dia terpaksa menggadaikan motor karena butuh uang. "Uang hasil gadai sudah habis," kata Beni singkat kepada penyidik.(agp)
 


BERITA TERKAIT