Sehari 2 Rumah dan Satu POM Mini Terbakar | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Sehari 2 Rumah dan Satu POM Mini Terbakar

Sehari 2 Rumah dan Satu POM Mini  Terbakar Petugas PMK Kabupaten Malang sedang mengecek kondisi bangunan rumah di Singosari yang terbakar. Dan kondisi motor yang ludes terbakar.

Klikapa.com -Sehari terjadi tiga kali peristiwa kebakaran di tempa berbeda di wilayah Kabupaten Malang, Selasa (20/7/2021). Tidak ada korban jiwa dalam pertistiwa itu, tapi setidaknya tiga 2 bangunan rumah terbakar dan satu lagi POM Mini.

Kejadian pertama di Dusun Kepatihan Desa Pamotan Kecamatan Dampit, sekitar pukul 08.30. Bangunan yang terbakar adalah POM Mini milik Siyono, 69. Penyebab kebakaran diduga karena puntung rokok.

"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi saja. Ditafsir kerugian mencapai sekitar Rp 70 juta. Karena selain mesin POM Mini juga bangunan rumahnya," ujar Kasi Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Malang Agus Suyanto.

Peristiwa kedua terjadi di Jalan Kartini Desa Kanigoro Kecamatan Pagelaran, sekitar pukul 11.00. Bangunan yang terbakar adalah rumah milik Suyatemi, 48. Penyebab kebakaran diduga karena tungku kayu.

Menurut Ambon, sapaan akrab Agus Suyanto, sebelumnya korban sedang memasak air dengan tungku. Kemudian ditinggal pergi. Saat itulah api membesar lalu menyambar bangunan rumah hingga terjadi kebakaran.

"Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi sekitar Rp 70 juta karena ada motor yang ikut terbakar. Tadi kami mengerahkan empat unit armada PMK untuk pemadaman," jelasnya.

Sementara kejadian ketiga terjadi di Perum Mondoroko Singosari sekitar pukul 11.50. Yang terbakar bangunan rumah milik Arif Santoso, 35, warga sekitar. Penyebab kebakaran diperkirakan dari sisa pembakaran kertas.

Ada lima unit armada PMK yang dikerahkan ke lokasi. Tiga armada dari PMK Kabupaten Malang dan dua armada dari PMK Kota Malang. Api berhasil dipadamkan oleh petugas sekitar pukul 12.35.

"Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 75 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu," paparnya.(agp)
 


BERITA TERKAIT