Pengendara Motor Tewas Mendadak, Petugas Melakukan Swab Jenazahnya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pengendara Motor Tewas Mendadak, Petugas Melakukan Swab Jenazahnya

Pengendara Motor Tewas Mendadak, Petugas Melakukan Swab Jenazahnya Petugas dengan pakaian APD sempat melakukan tes swab sebelum mengevakuasi korban yang meninggal mendadak.(ist)

Klikapa.com -Warga Genting Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang mendadak heboh, Jumat (16/7/2021) pagi. Seorang pengendara motor tiba-tiba meninggal dunia di pinggir jalan. Diduga korban tewas akibat sakit.

Petugas yang datang  lengkap dengan menggunakan APD, Bahkan untuk memastikan korban tidak sedang terjangkit Covid-19, sempat dilakukan swab sebelum dievakuasi ke rumah sakit untuk divisum.

Korban diketahui bernama Hamid Santoso, 72, warga Desa Gading Kulon Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Ia meninggal usai mengisi bensin motornya di Pom Mini Jalan Puncak Joyo Agung Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru.

Sugiono salah satu saksi mengatakan, saat itu korban baru saja mengisi bensin. Kemudian berhenti dan memakir motornya di pinggir jalan sebelah utara Pom Mini. Sesaat kemudian ia menyandarkan kepala dan badannya di stir motor.

Semula saksi dan warga menduga kalau korban sedang istirahat dan tidur. Namun ketika dipanggil berulang kali tidak digubris. 

"Ketika kami bangunkan, ternyata malah jatuh dari motor," ujar Sugiono.

Melihat itu, saksi dan warga ketakutan. Apalagi melihat tubuh korban tidak bergerak lagi. Mereka lantas menghubungi perangkat kelurahan. Selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsekta Lowokwaru.

Tidak lama anggota Polsekta Lowokwaru tiba di lokasi bersama dengan Tim Forensik Polresta Malang Kota. Petugas lantas memeriksa tubuh korban. Termasuk melakukan SWAB terhadap jenazah korban.

"Kami lakukan SWAB untuk memastikan apakah korban meninggal karena terpapar Covid-19 atau tidak," ucap Plh. Kapolsekta Lowokwaru AKP Sutomo.

Dikatakan Sutomo, bahwa dari keterangan pihak keluarga, korban memang memiliki riwayat sakit diabetes. Korban sering terjatuh dari motor saat gula darahnya tinggi dan mengalami badan lemas serta pusing kepala.

"Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban pergi dari rumah beralasan mau ke rumah rekannya," katanya.

Ketua RW07 Dusun Genting, Darmaji mengatakan berdasarkan informasi bahwa dipastikan hasil SWAB bukan terpapar Covid-19. "Dari keterangan medis dipastikan bukan Covid-19 namun riwayat diabetes," papar Darmaji.(tyo/agp)
 


BERITA TERKAIT