Obat Covid-19 Langka, Satgas dan Polres Kota Batu Sidak Apotik | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Obat Covid-19 Langka, Satgas dan Polres Kota Batu Sidak Apotik

Obat Covid-19 Langka, Satgas dan Polres Kota Batu Sidak Apotik Petugas Satgas Covid-19 dan Polres Kota Batu Sidak disejumlah Apotik untuk memastikan tidak ada penimbunan dan permainan harga obat Covid-19.

Klikapa.com - Obat-obatan khusus untuk Covid-19 langka, Satgas Covid-19 dan Polres Kota Batu melakukan sidak di lima apotik Kota Batu Rabu (7/7/2021). Tujuannya untuk memastikan ketersediaan dan harga 11 jenis obat Covid-19 sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) oleh Kementerian Kesehatan. 

Beberapa jenis obat Covid-19 itu di antaranya ivermectin, favipiravir, remdesifir, oseltamifir, tocilizumab 400 mg/20 ml, tocilizumab 80 mg/4 ml, azithromycin tablet, azithromycin infus dan 3 intravenous immunoglobulin. 

Sidak itu, Tim Gabungan menyasar beberapa apotik seperti Apotik Sehat, Apotik Mira Farma, Manfaat Apotik Swalayan dan Apotik Kimia Farma 245 Kota Batu. Petugas tidak menemukan adanya penimbunan atau penjualan diatas HET.

"Dari hasil sidak kami tidak menemukan penimbunan atau penjualan di atas HET. Tapi yang kami temukan dari 11 jenis obat tersebut, sebagian besar tidak tersedia," kata Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus.  

Jeifson manyampaikan, saat ini di Kota Batu mengalami kelangkaan terhadap beberapa obat itu. Sehingga pihaknya akan sesegera koordinasi dengan distributor obat tersebut agar ketersediaan obat-obatan untuk Covid-19 di Kota Batu bisa terpenuhi.

Selain itu pihaknya juga mengingatkan kepada siapa saja untuk tidak mencoba melakukan permainan harga maupun melakukan penimbunan obat obatan itu. Karena pihaknya tidak segan untuk melakukan penindakan hukum.

"Apabila kami menemukan penimbunan atau permainan terhadap 11 jenis obat tersebut, maka kami akan melakukan penindakan secara hukum sesuai dengan UU perlindungan konsumen. Mengingat saat ini dalam keadaan genting," bebernya. (eri)
 


BERITA TERKAIT