Dampak PPKM Darurat, Liga Dimungkinkan Mundur hingga Agustus | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Dampak PPKM Darurat, Liga Dimungkinkan Mundur hingga Agustus

  • 06-07-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :828
Dampak PPKM Darurat, Liga Dimungkinkan Mundur hingga Agustus ilustrasi Arema FC v Persib di Liga 1.(ist)

Klikapa.com -Dampak penyebaran Covid-19 yang kembali meningkat, otoritas sepak bola Indonesia berpikir ulang untuk segera menggelar kompetisi. Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno mengatakan kemungkinan kompetisi Liga 1 musim 2021/2022 baru akan berlangsung pada 20 Agustus mendatang.

Sudjarno mengaku jadwal baru Liga 1 sedang dirancang sembari mendengarkan masukan sejumlah klub terkait opsi jadwal kick off kompetisi. Sebelumnya, Liga 1 2021/2022 telah ditunda seiring meningkatnya kasus Covid-19 di tanah air.

"Masukan dari klub kepada kami, Liga 1 dimulai sekitar satu bulan setelah PPKM [Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat] Darurat. Jadi bisa saja tanggal 20 Agustus 2021. Kami masih menyelaraskannya dengan agenda AFC dan FIFA," ujar Sudjarno seperti dikutip antara, Selasa (6/7/2021).

Disebutkan, klub-klub mengajukan Liga 1 dimulai setidaknya satu bulan setelah PPKM Darurat karena banyak tim yang tidak dapat berlatih selama kebijakan pemerintah untuk menekan laju COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali tersebut dilaksanakan pada 3-20 Juli 2021.

"Ada klub yang tidak bisa berlatih karena PPKM Darurat. Jadi, misalnya dimulai akhir Juli akan sangat mepet, tidak mungkin," kata purnawirawan Polri berpangkat akhir Inspektur Jenderal Polisi tersebut.

Sebelumnya, pada akhir Juni 2021, PSSI dan LIB memutuskan bahwa Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2021/2022 yang rencananya dimulai 9 Juli 2021, ditunda sampai akhir Juli 2021 sesuai dengan instruksi dari Satgas Penanganan COVID-19.

Sementara terkait format kompetisi, LIB memastikan Liga 1 musim 2021/2022 masih memakai sistem liga penuh dengan enam seri dan dilaksanakan memakai tiga klaster di Pulau Jawa.

"Untuk format tidak berubah, begitu juga halnya dengan klaster. Yang jelas, waktu penyelenggaraan kemungkinan akan berubah, termasuk waktu jeda antarseri," ujar Sudjarno.
 


BERITA TERKAIT