Pelaku Curanmor dan Penadahnya di Parkiran Matos Diringkus. Begini Modusnya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pelaku Curanmor dan Penadahnya di Parkiran Matos Diringkus. Begini Modusnya

Pelaku Curanmor dan Penadahnya di Parkiran Matos Diringkus. Begini Modusnya Kapolsek Klojen Kota Malang, Kompol Nadzir Syah Basri (kiri) saat merilis dua tersangka curanmor di Mall Matos, Kota Malang. (ist)

Klikapa.com -Pelaku dan penadah pencurian motor (Curanmor) di tempat parkir Mall Malang Town Square (Matos) di Kota Malang ditangkap. Aksi mereka ini biasanya memanfaatkan kelalaian pemilik motor yang menaruh karcis parkir di motor.

Kedua tersangka ini adalah Bagas Pradana, 23, warga asal Desa Sumberoto Kecamatan Donomulyo, Kabupten Malang. Pria yang kesehariannya indekos di Perum Buki Cemara Tidar Kota Malang adalah pelaku utama.

Sedangkan komplotannya, Antonius Yosep Dose, 23, warga Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada. Ia juga tinggal indekos di Jalan Terusan Dieng Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

“Mereka kami tangkap di hari yang sama di lokasi berbeda. Penangkapannya setelah keduanya melakukan transaksi jual beli motor curian,” Kapolsekta Klojen Kompol Nadzir Syah Basri, saat merilis kasusnya, Jumat (2021). 

Menurut Nadzir, keduanya diburu dan ditangkap setelah melakukan pencurian dan penadah motor curian di parkiran Malang Town Square (Matos). 

Menurut Nadzir, pencurian itu terjadi 27 Mei lalu, sekitar pukul 17.25. Motor korban yang dicuri jenis Honda Scoopy. Tersangka Bagas yang bekerja di salah satu kafe di Kota Malang ini datang ke Matos.

Saat ia pulang dan mengambil motornya, dia melihat motor Scoopy yang mirip miliknya. Bagas melihat motor itu tidak dikunci ganda dan jok terbuka. Ketika dilihat ternyata di dalamnya ada karcis parkir.

Melihat ada kesempatan, timbul niatannya untuk mencuri motornya. Agar tidak menimbulkan kecurigaan petugas parkir, motor Scoopy N-5052-FV itu didorong. 

Kebetulan lokasi parkirnya dekat pintu keluar. Motor itu dibawa ke sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP). Di tempat itu, Bagas mencari tukang kunci. Dia berdalih kalau kunci motornya hilang. 

Setelah berhasil membuat kunci palsu, motor lalu disembunyikan. Bagas lantas kembali ke parkiran Matos untuk mengambil motornya.

Esok harinya, ia menjual motor hasil curian itu kepada Antonius Yosep Dose. Motor dijual seharga Rp 4,5 juta dengan sistem Cash on Delivery (COD).

“Ketika membeli tersangka AYD


BERITA TERKAIT