29 Nakes di 2 Puskesmas Bangkalan Terkonfirmasi Positif Covid-19 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

29 Nakes di 2 Puskesmas Bangkalan Terkonfirmasi Positif Covid-19

  • 06-06-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1212
29 Nakes di 2 Puskesmas Bangkalan Terkonfirmasi Positif Covid-19 Rapid Test yang dilakukan di Pemkab Bangkalan.(ist)

Klikapa.com -Setidaknya ada 29 tenaga kesehatan (nakes) di Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Madura, Jawa Timur dilaporkan terkonfirmasi Virus Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Bangkalan, Agus Zein menyebut puluhan nakes yang terpapar itu bertugas di Puskesmas Tongguh dan Puskesmas Arosbaya.

"Dua puskesmas itu memang di lockdown, karena ada beberapa tenaga kesehatan yang kena dan meninggal. Puskesmas Arosbaya 17, dan Puskesmas Tongguh 12," kata Agus Zein yang juga menjabat Dinas Kominfo Bangkalan, Minggu (6/6/2021).

Menurutnya, keputusan melockdown 2 puskesmas ini dilakukan setelah RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan juga memutuskan untuk tidak menerima pasien karena beberapa nakes disebut meninggal karena positif Covid-19.

Saat ini ada 3 fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bangkalan tidak bisa beroperasi. Agus mengaku, tingginya kasus penularan di kecamatan Arosbaya karena intensitas rujukan yang tinggi.

"Basic-nya mereka kan kebanyakan PMI, yang pelayaran itu," katanya.

Meski begitu Agus menyebutkan kondisi itu tidak harus melakukan lockdown di Kecamatan Arosbaya. Hal itu masih dalam pertimbangan Pemkab Bangkalan.

"Kebijakannya belum diputuskan seperti apa. Tapi tidak bisa diputuskan juga satu kecamatan akan lockdown," tegasnya.

Yang pasti saat ini lanjut dia, Pemkab Bangkalan telah melakukan screening dan tracing ketat terhadap wilayah-wilayah dengan penularan tertinggi.

"Dari proses screening dan swab sore tadi. Ditemukan 25 kasus baru di Kecamatan Arosbaya," jelasnya.

Sementara itu, beredar pula video Satgas Covid-19 menggunakan mobil patroli polisi memberikan imbauan kepada warga di Kecamatan Arosbaya agar tidak keluar dari rumah. 

Selain itu, petuga juga meminta kepada warga agar tidak melakukan perjalanan ke Kota Surabaya.

"Sekali lagi, Kecamatan Arosbaya mulai hari ini diharapkan tidak keluar dari rumah. Juga tidak melakukan perjalanan ke Surabaya," kata salah satu petugas dalam video yang dilihat redaksi.
 


BERITA TERKAIT