Penusuk Dada Istri Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Penusuk Dada Istri Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Penusuk Dada Istri Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara Sudi Hartono alias Yudi, pelaku penusukan terhadap mantan istrinya.

Klikapa.com -Sudi Hartono alias Yudi, 39, pelaku penusukan terhadap istrinya, bakal lama meringkuk dalam sel. Seniman tatto asal Desa Turirejo Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang ini, terancam hukuman 15 tahun penjara.

Dia dijerat pasal berlapis, yakni pasal 338 Jo 53 KUHP tentang percobaan pembunuhan. Dan pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat.

"Dia (tersangka) kami jerat dengan pasal itu lantaran bagian tubuh yang diincar saat menusuk, berpotensi menghilangkan nyawa korban. Ancamannya 15 tahun penjara," ujar Wakasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Hendro Triwahyono, Kamis (3/6/2021).

Hendro mengatakan, bahwa hubungan tersangka dengan korban Titin Yeni, 43, warga Desa Ketindan Kecamatan Lawang, adalah mantan suami istri. 

Mereka sudah resmi bercerai sejak bulan Februari 2021 lalu. Kemudian tersangka menikah siri dengan Lapiah, 60, warga Jalan Tlogo Agung Kecamatan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru.

Namun tersangka tidak mengakui perceraian itu. Dia menganggap hubungannya dengan korban hanya pisah ranjang. Karenanya tersangka beranggapan bahwa hak asuh anak  masih seperti dulu. Bebas mengajak kapanpun anaknya.

Tidak hanya itu, dalam pengembangan kasusnya, ternyata tersangka tidak sekali melakukan kekerasan fisik pada korban. Sebelum bercerai, tersangka kerap menganiaya korban. Kekerasan fisik itulah yang akhirnya menjadi alasan mereka bercerai.

"Tahun 2020 lalu, tersangka ini pernah dilaporkan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) ke Polres Malang. Korban melapor ke polisi karena tidak kuat menahan siksaan tersangka," jelasnya.

Sementara kondisi korban kata Hendro, sudah mulai membaik. Meskipun sebelumnya sempat dinyatakan kritis. Namun belum bisa diminta keterangan.

Sementara itu, tersangka Sudi Hartono mengaku, penusukan dilakukannya lantaran kesal. Sebab selama ini, dia dipersulit untuk bertemu dengan anaknya.

Ketika mau mengajak jalan-jalan, korban dan keluarganya selalu menghalangi. 

"Saat anak mau diambil itu, padahal baru empat hari dengan saya. Dan penusukan itu saya lakukan spontan karena sudah sakit hati," tutur Yudi.

Diberitakan sebelumnya, Titin Yeni, bersimbah darah Rabu (2/6) lalu. Dia


BERITA TERKAIT