Depresi, Akhiri Hidup dengan Gantung Diri | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Depresi, Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Depresi, Akhiri Hidup dengan Gantung Diri Petugas saat mengevakuasi korban usai ditemukan tewas tergantung di pohon mangga.(ist)

Klikapa.com -Lagi-lagi seorang pria akhiri hidupnya dengan gantung diri. Kali ini yang melakukannya adalah Sanyoto,65, warga Dusun Gedangan Desa Gondowangi Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Ia ditemukan rewas tergantung di pohon mangga di belakang rumah kosong, samping rumahnya, Rabu (2/6/2021).

Kasus bunuh diri dengan cara gantung diri, sehari sebelumnya dilakukan oleh Priono, 35, warga Jalan Bandulan Baru Kecamatan Sukun, Kota Malang. Ia nekat mengakhiri hidup karena diduga depresi.

Akan halnya yang dilakukan Sanyoto, diduga juga karena depresi karena sakit yang dideritanya.  Selama bertahun-tahun ia memang sakit komplikasi dan tak kunjung sembuh.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.30. Korban bunuh diri dengan cara gantung diri di pohon mangga,” kata Kepala Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Danis Setyabudi Nugroho, Rabu (2/6).

Menruut Kapolsek Wagir AKP Sri Widyaningsih, sebelumnya korban sudah beberapa kali mencoba bunuh diri. Namun selalu gagal lantaran ketahuan keluarga. Termasuk dua hari menjelang Lebaran lalu, korban juga mencoba bunuh diri tetapi digagalkan oleh keluarganya.

“Sudah sering (mencoba bunuh diri), tetapi selalu gagal,” ucap Sri Widyaningsih. 


Saat rumah sepi, diam-diam korban pergi ke pekarangan belakang rumah tetangganya. Ia pun nekat gantung diri.

Sunarko, tetangganya yang kali pertama mengetahui. Saat itu dia berniat memberi makan ayam. Rumah kosong yang tidak ditempati oleh saksi, selama ini digunakan untuk kandang ayam.

Ketika melihat ke belakang rumah, ia terkejut setelah melihat tubuh korban tergantung di pohon mangga. Setelah diamati korban sudah meninggal dunia, Sunarko pun segera  memberitahu warga sekitar dan keluarga korban.

Hasil olah TKP petugas, tidak menemukan bekas tanda kekerasan ditubuh korban. 

“Korban meninggal dunia murni karena bunuh diri. Pihak keluarga juga sudah menerima kematiannya serta menolak dilakukan otopsi. Keluarga juga mengatakan selama ini korban menderita sakit komplikasi,” papar mantan Kapolsek Sumberpucung ini.(tyo/agp)
 


BERITA TERKAIT